Suara.com - Jenis kendaraan taktis (rantis) Brigade Mobil (Brimob) yang digunakan polisi saat demo buruh dan melindas seorang pengendara ojek online (ojol) Affan Kurniawan diduga adalah Rimueng Patroli Jarak Jauh (PJJ).
Mobil Rimueng merupakan kendaraan berlapis baja dengan rangka kuat di bagian depannya, tujuannya untuk melindungi pengemudi dari lemparan benda.
Tampilannya mirip truk, tetapi dengan proteksi tambahan. Rantis RImueng ini juga dilengkapi dengan genset serta alat pengolahan air.
Ini adalah mobil rantis yang juga digunakan oleh Bupati Pati Sudewo untuk selamat dari amukan warga saat demo Pati pada 13 Agustus 2025 lalu.
Bagaimana spesifikasi dari Rimueng PJJ? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:
Menurut unggahan dari akun Instagram resmi Humas Korps Brimob, kendaraan ini bukanlah mobil biasa, melainkan unit tempur pendukung yang dibuat khusus untuk menjalankan beragam misi operasional Korps Brimob.
Mobil ini menjadi andalan ketika dalam situasi genting, contohnya saat menenangkan aksi unjuk rasa atau demonstrasi.
- Perlindungan Optimal
Rimueng dilengkapi dengan pelat baja menyeluruh dan kaca berstandar NIJ level 3, memberikan daya tahan tinggi terhadap peluru dan benturan ekstrem.
Baca Juga: Tragedi Demo Berdarah: Komnas HAM Kejar Keadilan, Periksa 7 Anggota Brimob Hari Ini
- Performa Tangguh
Rimueng mengandalkan mesin diesel berkapasitas 3200cc yang bertenaga, memungkinkan kendaraan ini melaju dengan mantap di berbagai medan berat, dari jalanan kota yang padat hingga tanjakan curam di wilayah pegunungan dengan kemiringan hingga 60 derajat.
- Kapasitas dan Adaptabilitas Tinggi
Walau tampil ramping untuk kelas kendaraan taktis, Rimueng dirancang dengan efisiensi ruang yang memungkinkan pengangkutan empat personel di dalam kabin serta delapan tambahan di sisi kanan dan kiri. Konfigurasi ini mendukung pergerakan pasukan secara cepat dan responsif di lapangan.
- Persenjataan Operasional
Rimueng dilengkapi dengan dudukan senjata untuk senapan serbu serta dua pelontar gas air mata tipe volcano, masing-masing mampu meluncurkan hingga 15 peluru kaliber 38 mm.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta