Rp8.500.000.000 ÷ Rp800.000.000 = kurang lebih 10,6 kilometer jalan.
Jika menggunakan skenario biaya yang lebih rendah, misalnya Rp150.000 per meter persegi, maka panjang jalan yang bisa dibangun tentu lebih banyak, bahkan bisa mendekati 14 kilometer.
Namun perlu dicatat, angka ini hanyalah simulasi kasar. Dalam praktiknya, biaya proyek infrastruktur sangat dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi tanah, akses alat berat, hingga lokasi geografis terutama di wilayah seperti Kaltim yang memiliki medan cukup menantang.
Penjelasan Gubernur dan Sekda Kaltim
Menanggapi polemik yang berkembang, Rudi Mas'ud menegaskan bahwa kendaraan tersebut berada di Jakarta dan hingga kini Pemerintah Provinsi belum menyediakan mobil dinas baru yang beroperasi di wilayah Kaltim.
Dia juga mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi berlebihan apalagi di bulan puasa. "Kita sedang berpuasa, tolong tidak terlalu banyak ghibah," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni turut memberikan klarifikasi. Dia menyebut pengadaan kendaraan operasional tersebut telah melalui pertimbangan matang dan disesuaikan dengan kebutuhan kerja kepala daerah.
Menurutnya, kendaraan dinas bukan semata soal kemewahan, melainkan sarana pendukung mobilitas di daerah dengan karakter geografis ekstrem seperti Kalimantan Timur.
"Pak Gubernur berkomitmen memantau langsung permasalahan sampai pelosok. Untuk menjangkau titik-titik dengan medan berat, dibutuhkan kendaraan yang andal dan representatif," jelasnya.
Sri Wahyuni mencontohkan kunjungan ke wilayah Bongan yang memerlukan kendaraan dengan spesifikasi khusus agar mampu melewati jalur berat.
Baca Juga: Istri Gubernur Kaltim Pakai Gelang Rp2,5 Miliar, Ternyata Sudah Kaya dari Lahir
Soal anggaran Rp8,5 miliar untuk SUV hybrid bermesin 3.000 cc itu, Pemprov Kaltim melalui BPKAD pun telah memberikan penjelasan resmi. Mereka menegaskan proses pengadaannya tetap mengutamakan prinsip value for money serta mempertimbangkan efisiensi dalam jangka panjang.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Punya Jam Tangan Rp2,5 Miliar, Berapa Gaji Gubernur Kaltim yang Minta Mobil Dinas Rp8,5 M?
-
Request Mobil Dinas 8 Miliar Bikin Gempar, Isi Garasi Pribadi Gubernur Kaltim Terlihat Sederhana
-
Terpopuler: Mobil Pelat RI 33 Ikut Macet-macetan, 7 Alternatif Honda WR-V Terbaik
-
Gus Ipul Dukung Kebijakan Prabowo Wajibkan Menteri Gunakan Mobil Maung Pindad
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah