Otomotif / Mobil
Selasa, 03 Maret 2026 | 15:11 WIB
BYD Seal 2026. (BYD)
Baca 10 detik
  • BYD di Shenzhen, China, menguji jaringan "flash charging" 1.500 kW dengan infrastruktur mirip pompa bensin konvensional.
  • Teknologi 1.000 volt ini dapat menambah jarak tempuh 400 km hanya dalam lima menit pengisian daya.
  • Layanan ini sementara hanya tersedia untuk model BYD tertentu dengan biaya per kWh yang relatif murah di China.

Suara.com - BYD selama ini dikenal sebagai salah satu produsen mobil listrik terbesar di dunia. Namun kini mereka bukan hanya fokus pada mobil, melainkan juga teknologi pengisian daya.

Di Shenzhen, China, BYD sedang menguji jaringan flash charging 1.500 kW yang tampilannya mirip stasiun bensin konvensional.

Alih-alih deretan charger DC di area parkir, demo site BYD menampilkan gantry berbentuk T dengan liquid-cooled charging gun yang berjajar seperti pompa bensin. Konsepnya sederhana: pengemudi tinggal datang, colok, isi, lalu pergi tanpa harus menunggu lama.

Kecepatan Pengisian yang Mengejutkan

Teknologi ini menggunakan arsitektur 1.000 volt dengan output puncak hingga 1.500 kW. Hasilnya, mobil bisa menambah jarak tempuh sekitar 400 km hanya dalam 5 menit.

Sebagai perbandingan, charger tercepat di AS dan Eropa saat ini mentok di 350 kW, dan kebanyakan mobil listrik bahkan belum bisa memanfaatkan daya sebesar itu secara penuh.

Dengan kecepatan seperti ini, pengalaman mengisi daya mobil listrik benar-benar mendekati sensasi isi bensin. Tidak perlu lagi baterai super besar, karena pengisian cepat memungkinkan mobil dengan baterai lebih kecil tetap praktis untuk perjalanan jauh.

Harga Listrik yang Ramah Kantong

Di lokasi demo, tarif pengisian ditampilkan sekitar 1,3 yuan per kWh, atau setara Rp3.025. Jika dikonversi ke dolar, sekitar $0,18 (Rp3.033) per kWh.

Baca Juga: Temuan Mengejutkan Studi Terbaru Ungkap Fakta Borosnya Mobil Plug-In Hybrid di Jalan Raya

Bandingkan dengan Inggris, di mana pengisian di charger 360 kW bisa mencapai £0,89 per kWh atau sekitar $1,20 (Rp20.220). Jelas, harga di China jauh lebih murah.

Rumornya, pembeli mobil BYD dengan badge “Flash Charge” akan mendapat bonus 1.000 kWh listrik gratis per tahun, meski kebijakan finalnya belum dikonfirmasi.

Mobil yang Bisa Pakai Teknologi Ini

Charger generasi baru BYD. (BYD Fans via Carscoops)

Untuk saat ini, akses terbatas hanya untuk model BYD tertentu, seperti Tang, Song, Seal, dan Denza. Proses pengisian juga dibuat simpel: cukup colok kabel, dan dalam 10 detik pengisian sudah berjalan. Tidak perlu scan QR code atau aplikasi tambahan.

Dampak ke Industri Mobil Listrik

Kecepatan pengisian ini bisa mengubah cara orang melihat mobil listrik. Dengan baterai lebih kecil, mobil bisa lebih ringan, efisien, dan harganya lebih terjangkau.

Load More