Suara.com - Tahun 2013, sejumlah peneliti menemukan manfaat ajaib dari buah apel unik yang hanya tumbuh di pegunungan Alpen di Swiss bagian Utara pada 20O3 silam. Saat kulit pohon atau buah apel yang masih menempel digores, mereka bisa menyembuhkan diri sendiri.
Apel langka bernama uttwiller spatlauber yang hanya ada 20 pohon di Swiss tersebut tak bisa dimakan karena rasanya yang sepat dan tak enak. Namun, buah ini memiliki manfaat luar biasa bagi manusia.
Setelah dilakukan penelitian, Sel punca (induk) apel ini ternyata mampu menyembuhkan diri sendiri. Setelah dipetik, apel ini bahkan mampu bertahan dan masih segar selama 4 bulan.
Tahun 2008, ilmuwan Swiss berhasil menemukan cara untuk mengembang biakkan dan panen sel punca dari apel stemcell tersebut untuk diproduksi secara massal.
Di Indonesia, apel ini diproduksi dalam bentuk produk kesehatan dengan nama Biogreen Science. Produk ini dipercaya bisa mengencangkan kulit, mencegah kebotakan, jerawat, kulit pecah-pecah dan banyak lagi manfaat lainnya.
"Apel stemcell ini bisa melebatkan rambut hanya dalam waktu 3 bulan. Selama 3 bulan, bisa merangsang 8-20 ribu rambut baru," kata Larry Widjaja, Director Associate Biogreen Science.
Di luar negeri, produk ini sudah dikonsumsi kalangan selebritis seperti Voctoria Beckham, Jennifer Lopez hingga First Lady Michelle Obama.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Perlakuan Keji di Lokasi Jatuhnya MH17 Terekam Kamera
Ibunda Benarkan Video Bugil Chelsea Islan
Bocah yang Tertembak Senjata Tentara Ternyata Sakit Kanker Tulang
Buktikan Payudara Asli, Duo Serigala Rela Diremas
Ini Surat Terakhir Kayla Mueller Sebelum Tewas di Markas ISIS
Berita Terkait
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II