Suara.com - PT Transkon Jaya Tbk, perusahaan yang berbasis di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang bergerak dalam bidang spesialis Rental Kendaraan, secara khusus kendaraan 4×4 & 4×2 untuk Industri Pertambangan, Industri Minyak & Gas serta Konstruksi, mengakhiri tahun 2021 dengan mengesankan. Dimana hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya rencana -rencana perusahaan yang terealisasi dengan baik di tahun 2021.
Salah satu rencana perusahaan yang terealisasi dengan baik adalah diterimanya Sertifikat ISO 9001:2015 (Manajemen Mutu) oleh PT Transkon Jaya Tbk. Dengan diterimanya sertifikat ISO 9001:2015 ini, menandakan bahwa Manajemen Mutu yang dimiliki PT Transkon Jaya Tbk telah sesuai dengan Standar Internasional.
ISO 9001:2015 adalah Standar Manajemen Mutu yang diakui secara global yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Organisasi Internasional Untuk Standarisasi/International Organization for Standardization (ISO). ISO 9001:2015 membantu perusahaan dalam membuktikan kemampuannya untuk secara konsisten menyediakan produk/jasa yang memenuhi persyaratan dan peraturan yang berlaku secara global, sehingga memperoleh ISO 9001:2015 memperkuat fokus PT Transkon Jaya Tbk dalam memberikan layanan jasa dengan kualitas terbaik yang diukur dengan standar internasional. Selain itu juga memberikan jaminan kepada pelanggan dan calon pelanggan bahwa produk dan layanan yang diberikan PT Transkon Jaya Tbk memiliki standar dengan kualitas yang tinggi.
Bergerak dalam bidang Spesialis Rental Kendaraan, PT Transkon Jaya Tbk menyadari bahwa kualitas kendaraan yang mereka sewakan memegang peranan penting dalam keselamatan dan keamanan mobilitas karyawan di area pertambangan, dimana hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan.
Standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dirancang untuk membantu memastikan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya terkait dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Sehingga kepuasan pelanggan adalah inti dari semua yang PT Transkon Jaya Tbk lakukan dan sertifikasi ISO ini diharapkan semakin memberi keyakinan kepada pelanggan bahwa perusahaan terus memprioritaskan kualitas kendaraan yang disewakan.
Berita Terkait
-
Habis Rental Iphone Terbitlah Rental Pacar, Begini Testimoninya
-
Sinopsis Anime Rental Girlfriend, Komedi Romantisnya Bikin Gemas
-
Diduga Gelapkan Mobil Rental, Mantan Polisi Diciduk
-
Ditangkap: Pelaku Utama Penggelapan Mobil Rental Bermodus Proyek Sirkuit Mandalika
-
Diduga Hendak Merampok Sopir Rental, Pecatan TNI Tewas Usai Duel Dengan Korbannya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?
-
Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?
-
Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan