Suara.com - Saat ini beragam merek produk air minum dalam kemasan (AMDK) yang beredar di masyarakat, baik lokal maupun merek yang menguasai pasar nasional seperti Aqua, Vit, Club, Prima dan lainnya. Khusus AMDK gelas, pemainnya selain merek nasional seperti Aqua, Vit dan Club, merek merek lokal lebih menguasai pasar lokal dan diproduksi oleh pelaku usaha UMKM. Namanyanya pun beragam dan banyak yang unik-unik.
Kebanyakan merek dengan nama unik merupakan hasil produsen lokal. Biasanya produk-produk tersebut hanya dapat dijumpai di daerah-daerah tertentu saja. Hal ini wajar mengingat ongkos distribusi apabila ingin menyalurkan barang ke seluruh Indonesia.
Sebut saja Yasmin, AhyaQua, SLA Gunung, Elana atau Ron88 yang namanya hampir mirip dengan bahan bakar bensin dan berjaya di Bandung dan sekitarya. Produk-produk tersebut dan ragam merek dengan nama unik lainnya hanya dapat dijumpai di Jabodetabek.
Sedangkan di Bandung memiliki nama produk unik yang lain lagi. Misalnya saja Bening, Min-Ral, Aircup, Stream, Hexua, Lakers, Lilo dan Ron 88. Ini semua merupakan ragam produk AMDK lokal yang kemungkinan hanya dapat ditemukan di Kota Lautan Api.
Keunikan nama produk tersebut menggelitik perhatian netizen di media sosial. Seperti video yang diunggah oleh akun Kegoblokan.Unfaedah di platform X yang dulu twitter. Akun tersebut mencoba menguak nama-nama unik dari AMDK gelas di setiap daerah.
Misalnya saja, rAimu yang dalam bahasa jawa artinya wajahmu. Atau yang sedikit ngotot bernama asu dalam bahasa jawa berarti anjing. Atau Santri yang diguyonkan dapat otomatis tobat setelah mengonsumsi AMDK tersebut. Lucunya lagi, ada beberapa AMDK gelas bernama berrak hingga kotoran manusia.
Unggahan tersebut lantas di komentari oleh pengguna X lain dengan mengunggah foto produk AMDK lokal di daerah mereka. Salah satu pengguna @moraevs mengunggah AMDK botol bermerk Keringet.
Akun influencer di Tiktok @topviralindo.id juga mengunggah kejenakaan nama produk AMDK di Tangerang Selatan (Tangsel). Beberapa produk itu bahkan bisa jadi merupakan nama mantan. Seperti Elena, Ayya, Fioke, Hana, Yasmin, Alaina.
Kendati demikian, produk lokal nyatanya lebih diminati konsumen dibanding merk nasional yang sudah ternama. Salah satu agen AMDK, Nur mengaku dapat menjual 25 dus air kemasan Ayya dalam sepekan.
Baca Juga: Air Minum Dalam Kemasan Ini Paling Pas Digunakan Saat Liburan Natal dan Tahun Baru Nanti
Dia mengatakan, konsumen lebih senang memilih AMDK dengan harga murah tanpa melihat nama merk. AMDK Ayya dijajakan dengan harga Rp 17 ribu perdus. Namun, sambung dia, masyarakat yang ingin kualitas biasanya akan memilih Vit yang dijajakan dengan harga Rp 23 ribu per dus.
Nur memaparkan bahwa produk AMDK yang dia dagangkan adalah AQUA, Le Minerale, Vit dan Ayya. Dia mengungkapkan, AMDK Ayya menjadi AMDK gelas paling laris dibangin dua merk lain yang menyediakan produk serupa.
"Tapi kalau botol saya paling laku AQUA dibanding Vit atau Le Minerale," katanya.
Bagaimana, nama-nama AMDK tersebut cukup menggelitik kan? Lantas, apa nama AMDK gelas di daerah mu?
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Kemasan Pangan Yang Aman
-
Kemenperin dan Kemendag Minta Angkutan AMDK Tidak Ikut Dilarang Beroperasi Saat Libur Panjang, Ini Alasannya
-
Ramah Kantong dan Menyegarkan, Air Minum Kemasan Ini Jadi Favorit Masyarakat
-
Utamakan Kebersihan dan Kualitas, AMDK Ini Banyak Diincar Masyarakat
-
Diskusi Sanitasi, Perpamsi Minta Negara Hadir dan Anggarkan 2-3% APBN untuk Penyediaan Air Bersih
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kala Memutuskan WFH di Kampung, Namun Bagaimana dengan Koneksi Internetnya?
-
Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar
-
Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
-
Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101
-
Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai
-
Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun
-
Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD
-
Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35