/
Minggu, 21 Agustus 2022 | 08:30 WIB
Kisah Nabi Ayyub.

Nabi Ayyub alaihis salam dulunya memiliki harta yang banyak dan bermacam jenis, seperti: hewan ternak, budak, dan tanah. Ia juga memiliki istri yang saleh dan keturunan yang baik. Nabi Ayyub nasabnya sampai kepada Nabi Ibrahim alaihis salam.

Kemudian, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengujinya dengan penyakit, Nabi Ayyub adalah orang yang sabar dalam menghadapi ujian tersebut, hartanya yang banyak habis, anak-anaknya meninggal dunia, semua ternaknya tak tersisa.

Selain itu, Nabi Ayyub alaihis salam juga menderita penyakit yang sangat berat, tidak ada satu pun dari anggota badannya kecuali terkena penyakit selain hati dan lisannya yang ia gunakan untuk berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Hari demi hari, penderitaan Nabi Ayyub semakin berat, dan saat penderitaan yang dialaminya semakin berat, maka kerabatnya menjauhinya, demikian pula kawan-kawannya, tinggallah istrinya yang sabar mengurusnya dan memenuhi haknya.

Meski demikian, istrinya terus setia mengurus Nabi Ayyub, dan memenuhi keperluannya, sampai ia rela bekerja dengan upah tidak seberapa untuk menafkahi suaminya.

Ayyub terus merasakan sakitnya, namun ia tetap sabar sambil mengharap pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, memuji-Nya dan bersyukur kepada-Nya, sehingga jadilah Ayyub sebagai imam dan teladan dalam kesabaran.

Dari sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Ayyub mendapat cobaan selama delapan belas tahun, sehingga orang dekat dan jauhnya menjauhinya. Setelah delapan belas tahun lamanya, Nabi Ayyub memohon kepada Allah agar menghilangkan derita yang menimpanya.

Maka Allah mewahyukan kepada Nabi Ayyub agar menghentakkan kakinya ke tanah, lalu Nabi Ayyub melakukannya, tiba-tiba memancarlah air yang sejuk, kemudian ia mandi daripadanya, lalu Ayyub sembuh dengan izin Allah Azza wa Jalla.

Kemudian, penyakit yang dideritanya sembuh seluruhnya, ia juga meminum air itu, sehingga tidak ada satu penyakit yang ada dalam tubuhnya kecuali keluar dan dirinya kembali sehat seperti sebelumnya sebagai orang yang rupawan.(*)

Baca Juga: Profil Salman Rushdie, Penghina Nabi Muhammad yang Ditikam hingga Kritis

Load More