/
Rabu, 07 Desember 2022 | 19:54 WIB
Relokasi pedagang pasar lama Rengasdengklok Karawang berujung ricuh. (ANTARA/Ali Khumaini)

PURWASUKA - Kericuhan mewarnai proses relokasi pedagang pasar Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Rabu (7/12/2022). Dalam insiden ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Acep Jamhuri jadi sasaran lemparan batu.

Sejumlah pedagang yang menolak relokasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Penolakan ini dengan cara memukul mundur sejumlah pertugas gabungan mencoba memimdahkan barang dagang pedagang.

Aksi lemparan baru pun terjadi saat petugas gabungan yang berada di lokasi akan merelokasi. Bahkan, tak terduga ada lemparan batu yang sampai mengenai kaki dan telinga kepala Sekda Karawang.

“Telinga saya juga kena, kaki saya juga ada kena lemparan batu. Tapi engga apa-apa lah yang penting kita konsisten,” kata Acep Jamhuri mengutip dari Pojoksatu.id, Rabu (7/12/22).

Dia mengaku, pihaknya sudah mengetahui nama-nama orang yang menukangi dan bermain dalam penolakan relokasi pedagang pasar lama Rengasdengklok.

Acep pun akan mengambil langkah tegas dengan membawa hal ini ke ranah hukum. Khususnya yang menjadi provokator hingga memberi perintah agar terjadi penolakan.

Selain Sekda Karawang yang terkena lemparan batu, satu orang petugas polisi pun alami luka hingga berdarah karena kepalanya diduga terkena lemparan batu.

Aksi penolakan pedagang pun dilanjutkan dengan membakar ban bekas untuk menghalau petugas yang datang. Aparat gabungan juga langsung membubarkan diri dari lokasi pasar.

Baca Juga: Kembali Diberlakukan di Jakarta, Ini Pelanggaran yang Disasar Tilang Manual

Load More