SUARAPURWOKERTO. ID, Halal bihalal merupakan tradisi yang mengiringi Hari Kemenangan Idul Fitri di Indonesia.
Halal bihalal biasanya ditandai dengan kegiatan berkumpul atau silaturahim bersama bersama keluarga, kerabat, hingga teman di momentum lebaran. Di situ muncul sikap saling memaafkan hingga kembali memererat hubungan.
Setiap umat Islam di Indonesia mungkin mengenal dan menjalankan tradisi ini, tapi belum tentu makna yang sebenarnya dari halal bihalal.
Masyarakat awam sudah familiar terhadap istilah halal dengan pengertian diperbolehkan atau lawan dari kata haram, misal makanan halal. Tapi makna halal bihalal di tradisi Idul Fitri bukan itu yang dimaksud.
Menurut Ustaz Abdul Somad (UAS), dalam kamus bahasa Arab, halal memiliki tiga makna. Yakni mengurai benang kusut, mencairkan yang beku, dan menyambung yang putus.
Umat muslim yang bertemu dalam rangka halal bihalal berarti berusaha mengurai hubungan yang kusut, mencairkan hubungan yang beku, serta menyambung kembali tali silaturahim yang putus.
Karenanya, tradisi itu selalu dibarengi dengan sikap saling memaafkan.
"Mesti ada maaf dan memaafkan. Kalau tidak, yang kusut akan tetap kusut, yang beku akan tetap beku, " katanya
Karenanya tradisi halal bihalal sebaiknya dimanfaatkan betul oleh umat sebagai momentum untuk memperbaiki dan memperkuat ukhuwah di antara sesama umat Islam.
Sikap memafkan juga cerminan dari sikap Rasulullah yang suka memberi maaf terhadap orang yang menyakitinya.
Berita Terkait
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU
-
UAS Turun Gunung Luruskan Berita OTT Gubernur Riau: Itu yang Betul
-
Viral Ustaz Abdul Somad Sindir Pedas Orang Tua yang Marah Anaknya Dihukum Guru
-
UAS Umpamakan Hubungan Santri dengan Kiai lewat Mahzab Cinta: Susah Dilogikakan!
-
Ustaz Abdul Somad Bantah Patok Tarif Dakwah Rp40 Juta, Arie Untung Ikut Bersaksi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?