PURWOKERTO.SUARA.COM, SRAGEN-Entah apa yang terbesit di benak NE, warga Widoro Sragen sehingga tega menganiaya ibu kandungnya sendiri sampai meninggal.
Setyorini (53), ibu NE meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar, (28/6/2022). Jasadnya ditemukan di dalam kamar mandi dengan posisi kepala berada di ember.
Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama mengungkap motif pembunuhan seorang ibu yang dilakukan anak kandungnya sendiri, NE.
Pelaku diduga memukul dan membenturkan kepala korban berkali-kali hingga mengalami beberapa luka. Ini dibuktikan dengan hasil otopsi.
"Pelaku memukul kepala kemudian memukul dada, memukul lengan tangan. Kemudian ibunya jatuh dan membenturkan tiga kali, sehingga si ibu kondisinya sudah pingsan. Tapi menurut tersangka tangannya masih bergerak,”katanya seperti dikutip dari suarasuarkarta.id
Korban meninggal diduga karena ada pendarahan di otak dan kehabisan nafas.
"Diduga pada saat itu tangan korban masih bergerak-gerak, sehingga kepala dimasukan ke air," ujar kapolres.
Motif Pelaku
Pelaku rupanya tersulut emosi karena sering diomeli ibunya sebab menganggur. Ia juga mengaku sering dibanding bandingkan dengan keponakan ibunya yang sukses bekerja di Jakarta.
Baca Juga: Inikah Tanda Mau Kiamat, Anak Bunuh Ibu Kandung di Sragen Gegara Masalah Sepele
Usai peristiwa tragis itu, tetangga curiga atas kematian korban yang tak wajar. Tetangga sempat mendengar ada pertengkaran dari dalam rumah korban.
Dari informasi warga, polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Polisi memeriksa jasad korban yang mengarah pada tindak kekerasan.
Hingga polisi menyimpulkan, kematian korban akibat tindak kekerasan. Siapa yang melakukan perbuatan keji itu mengarah kepada anak semata wayang korban, NE.
Ibu dan anak itu hanya hidup berdua di rumah. Kondisi ekonomi keluarga mereka tergolong susah. Adapun pelaku kesehariannya menganggur dan tidak memiliki pekerjaan tetap.
Polisi telah menetapkan pelaku sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan sebagaimana dimaksud UU Nomor 1 tahun 1946, Pasal 338 jo Pasal 351 KUHP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!