PURWOKERTO.SUARA.COM- Kali ini Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa Jumat Sore (12/8) Komnas HAM akan melakukan pemeriksaan terhadap Bharada E dan Irjen Pol.Ferdy Sambo di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok.
Mengutip dari Antara, Dedi menjelaskan alasan Bharada E dan Irjen Pol. Ferdy Sambo diperiksa bersamaan di Mako Brimob jumat sore untuk efisiensi.
“Pemeriksaannya (Bharada E) oleh Komnas HAM sama FS sekalian, biar enggak bolak-balik,” ucap Dedi.
Jika sesuai rencana pemeriksaan antara Bharada E dan juga FS akan dilakukan hari Jumat, 12 Agustus 2022 sekitar pukul 15.00 WIB.
Dedi juga menjelaskan jika pemeriksaan yang akan dilakukan sore nanti tidak ada hubungannya dengan konfrontasi terhadap kedua tersangka.
“Tidak, karena konfrontasi urusan penyidik pidana, bukan Komnas HAM,” tegas Dedi.
Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan ini hanya dilakukan dengan alasan agar lebih praktis sehingga Komnas HAM tidak perlu bolak-balik. Diketahui pula Bharada E ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Sedangkan Ferdy Sambo ditahan di tempat khusus (Patsus) di Mako Brimob Depok.
“Ya, biar lebih praktis,” ungkap Dedi.
Sebelumnya, Irjen Pol. Ferdy Sambo dan Bharada E ditetapkan sebagai tersangka penembakan Brigadir J bersama dengan Brigadir Kepala RR atau Bripka Richard Rizal dan Kuat Maaruf alias KM yang merupakan seorang supir.
Baca Juga: Bersiap Di Final AFF U-16 2022, 5 Pemain Ini Menjadi Ancaman Vietnam
Keempatnya dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun.
Diketahui pula pada Kamis (11/8) Irjen Pol. Ferdy Sambo atau FS telah diperiksa oleh tim penyidik tim khusus dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) sebagai tersangka di Mako Brimob yang dimulai pukul 11.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirttipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi mengungkapkan bahwa tersangka FS atau Ferdy Sambo mengaku marah setelah mendapat laporan dari istrinya Putri Candrawathi.
“Ini pengakuan FS dalam berita acara pemeriksaan (BAP),” katanya saat memberikan keterangan pers di Mako Brimob.
Melalui keterangan pers, FS mengatakan dirinya marah dan emosi setelah mendapatkan laporan dari istrinya, karena mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang oleh Brigadir J.
“FS memanggil tersangka RE dan RR untuk melakukan perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J,” jelas Andi. (Citra Safitrah)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ahmad Dhani Spill TV Mana yang Petingginya Jadi Sosok Diduga Selingkuhan Maia Estianty
-
5 Peeling Serum untuk Atasi Flek Hitam, Harga Mulai Rp24 Ribuan
-
Ahmad Dhani Sebut Aksi Maia Estianty Lompat Pagar Hanya Konten, Al Ghazali Ungkap Versi Berbeda
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Overthinking di Era Informasi Digital: Semua Mendesak, Gamang Prioritas?
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK