PURWOKERTO.SUARA.COM – Dini hari nanti laga Sevilla melawan Roma kan tersaji di final Liga Europa 2022-2023 akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Kamis (1/6/2023) pukul 02.00 dini hari WIB.
Roma berhak atas satu tempat di final Liga Europa seusai mengakhiri laga dua leg melawan Bayer Leverkusen dengan skor 1-0. Sementara itu, Sevilla lolos ke final Liga Europa 2022-2023 setelah mengalahkan Juventus dengan kemenangan agregat 3-2.
Jika melihat catatan keduanya di level eropa, laga dini hari nanti tampak Sevilla lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Bahkan prediksi Sevilla punya peluang lebih besar untuk menang tidak lepas dari catatan sejarahnya di Liga Eropa.
Sekedar informasi, Sevilla enam kali tampil di final Liga Europa, enam kali juga mereka menjadi juara. Prestasi tersebut diraih Sevilla pada musim 2005-2006, 2006-2007, 2013-2014, 2014-2015, 2015-2015, dan 2019-2020.
Sementara itu, final Liga Europa 2022-2023 merupakan yang kedua bagi AS Roma di kompetisi yang dulu bernama Piala UEFA tersebut. Roma sebelumnya pernah melaju ke final Liga Europa pada 1991 dan menjadi runner up setelah kalah dari sesama wakil Italia, Inter Milan.
Pun begitu kini As Roma didampingi pelatih kawakan Jose Mourinho yang punya rekor mentereng setiap membawa tim yang dilatihnya ke final pentas Eropa.
Meski diakui AS Roma saat ini tidak dalam performa terbaiknya apalagi saat Paulo Dybala, yang absen dalam tiga pertandingan terakhir klubnya. Pemain serang Argentina itu bergelut dengan cedera pergelangan kaki.
Masalah tersebut dia alami saat menghadapi Atalanta, April lalu. Dybala sempat bermain beberapa kali, tapi kelihatan terganggu oleh cederanya.
Problem ini juga yang membuat pemain beralias La Joya absen dari skuad timnas Argentina. Dybala tidak diangkut pelatih Lionel Scaloni untuk tur Asia pada FIFA Matchday, Juni mendatang meski begitu Jose Mourinho tetap memiliki solusinya sendiri.
Baca Juga: Cara Warga Sirukun Banjarnegara Syukuri Hasil Bumi, Arak Tenong Keliling Desa
Laga seru Sevilla melawan Roma bisa kalian saksikan di tautan berikut ini https://www.vidio.com/watch/7513062-jadwal-pertandingan-sevilla-vs-roma-01-juni-2023-02-00-wib-uefa-europa-league-2022-23 ***
Berita Terkait
-
Nonton Laga Sevilla vs Real Madrid, Live Stream Bukan di Sofascore : Cek Linknya di Sini
-
Nonton Laga Semifinal Liga Europa Juventus vs Sevilla Live di TV Online Bukan SCTV
-
Link Streaming Laga Atalanta vs AS Roma Lengkap dengan H2H : Live Dimana ?
-
Jadi Ancaman Timnas Prancis, Didier Deschamps Siapkan Taktik Khusus untuk Redam Messi
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Review Film Moana: Saat Disney Kembali Berlayar dalam Balutan Live-Action
-
Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur
-
Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi
-
Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3
-
Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City
-
Pabrik Senjata Ilegal di Minahasa Utara Digerebek
-
Justin Bieber hingga BTS Siap Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
-
Jorge Jesus Selangkah Lagi Latih Portugal, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Dibalik Integrasi Perbankan: Mengapa Sistem Universal Banking Bisa Menghancurkan Stabilitas Ekonomi?