- PT Pertamina Geothermal Energy memulai pengeboran sumur eksplorasi PLTP Lumut Balai Unit 3 di Muara Enim pada Rabu, 8 Juli 2026.
- Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2030 dengan kapasitas 55 megawatt untuk meningkatkan pasokan listrik bersih di wilayah Sumatera.
- Pemerintah mendukung proyek melalui pendanaan luar negeri sebesar 158,86 juta dolar AS yang tertera dalam dokumen Green Book 2026.
Suara.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) resmi memulai pengeboran (tajak/spud-in) sumur eksplorasi pertama untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 di Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (8/7/2026).
Langkah ini dilakukan untuk menambah pasokan listrik bersih dan memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa panas bumi merupakan sumber energi yang stabil dan andal untuk pemenuhan kebutuhan energi masa depan.
“Panas bumi hadir sebagai sumber energi baseload lokal yang mampu menjawab kebutuhan tersebut. Tajak sumur pertama PLTP Lumut Balai Unit 3 ini menjadi langkah konkret kami dalam menghadirkan energi yang bersih dan tangguh demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Ahmad Yani dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis (9/7/2026).
Pengeboran perdana ini dilakukan di sumur LMB 19-3, Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu, menggunakan rig GDAP#123.
Target kedalaman pengeboran mencapai 2.500 meter dan diperkirakan selesai dalam waktu 44 hari dengan menerapkan standar teknis serta aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
PLTP Lumut Balai Unit 3 ditargetkan beroperasi komersial pada tahun 2030 dengan kapasitas 55 megawatt (MW).
Proyek ini merupakan kelanjutan dari Unit 1 yang beroperasi sejak September 2019 dan Unit 2 yang mulai beroperasi pada Juni 2025. Total kapasitas gabungan kedua unit terdahulu saat ini mencapai 2x55 MW.
Secara pendanaan, proyek Lumut Balai Unit 3 dan Unit 4 telah masuk dalam Green Book 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian PPN/Bappenas pada Juni lalu.
Baca Juga: Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026
Status tersebut membuka peluang pendanaan melalui pinjaman luar negeri sebesar 158,86 juta dolar AS untuk Unit 3, dan 148,97 juta dolar AS untuk Unit 4.
Pengembangan ini merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang PGE untuk mencapai target total kapasitas terpasang panas bumi sebesar 3 gigawatt (GW), sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.
Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW di enam wilayah operasi. Selain Lumut Balai, perusahaan juga tengah menggarap proyek PLTP Lahendong Unit 7 & 8 (50 MW), PLTP Hululais Unit 1 & 2 (110 MW), eksplorasi Gunung Tiga, serta proyek co-generation bersama PLN Indonesia Power berkapasitas total 230 MW.
Berita Terkait
-
PGEO dan PEMA Siap Lakukan Pengeboran Panas Bumi di WKP Seulawah Agam
-
PLTP Ulumbu Aliri Listrik Sarana Pendidikan di Desa Terpencil NTT
-
Ditargetkan Beroperasi 2027, Kapasitas Listrik PLTP Patuha Bertambah Menjadi 110 MW
-
Bos Pertamina Geothermal Energy Berambisi Jadi Raksasa Energi Hijau
-
Geo Dipa Energi Setor Rp200 Miliar per Tahun ke Negara
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum
-
Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?
-
Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap
-
Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global
-
Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar
-
Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga
-
Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif
-
Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang
-
Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia