Pecahnya PDI
Konflik internal ini mengakibatkan pecahnya partai PDI menjadi dua kubu yang berbeda. Kelompok yang mendukung Megawati Soekarnoputri membentuk partai baru dengan nama PDI Perjuangan, sementara kelompok yang mendukung Soerjadi tetap menggunakan nama PDI yang diakui oleh penguasa Orde Baru.
Penguatan Oposisi
Dengan terbentuknya PDI Perjuangan, menjadi sebuah partai oposisi yang kuat terhadap penguasa Orde Baru, sehingga menambah tekanan terhadap rezim yang sudah semakin terguncang akibat krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada masa itu.
Pemilu 1997
Peristiwa ini turut berpengaruh pada pemilihan umum tahun 1997, di mana PDI Perjuangan menjadi salah satu partai yang meraih dukungan besar dari masyarakat dan berhasil memperoleh sejumlah kursi penting di parlemen.
Runtuhnya Orde Baru
Peristiwa pertumpahan darah 1996 menjadi salah satu momen penting yang turut menyumbang pada runtuhnya rezim Orde Baru.
Krisis politik dan ekonomi yang semakin memburuk serta desakan reformasi dari berbagai kalangan menyebabkan Soeharto mengundurkan diri sebagai Presiden pada tahun 1998.***
Baca Juga: Melihat Ada yang Tidak Beres, Deklarator Projo se-Pulau Jawa Nyatakan Dukung Ganjar di Pilpres 2024
Berita Terkait
-
Korupsi Terjadi di Pusat Hinaga Daerah, Pakar Hukum: Aspirasi Harus Lebih Didengar
-
Kecurangannya Dibongkar Mahfud MD, Ini Perbedaan Pemilu Zaman Orde Baru dan Sekarang
-
25 Tahun Lengsernya Orba, Aktivis 98: Negara Belum Sepenuhnya Penuhi Tuntutan Reformasi
-
Belajar dari Orba, Aktivis Singgung Karir Politik Jokowi
-
Jepang Nan Jauh di Mata, Pulau Buru Terkenang Sepanjang Hayat
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Adhyaksa FC Mulai Latihan Jelang Super League, Siap Ganti Nama dengan Identitas Kalimantan Tengah
-
Belajar dari Bear di Film Obsession: Keinginan yang Tak Pernah Terpuaskan
-
Polri Pastikan Uang Miliaran dan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli
-
BGN Era Dadan Nunggak Utang Rp1,6 Triliun Selama Tahun 2025, Waka BGN Minta Maaf
-
Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang
-
Diangkat dari Kisah Nyata Viral, Baby Udon Tayang di Bioskop Mulai 3 September 2026
-
Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas