/
Jum'at, 29 April 2022 | 10:31 WIB
IG @buspangeran

Ranah - Perusahaan Otobus atau PO Pangeran, bakal hadir dan meramaikan moda transportasi darat di Sumatra Barat (Sumbar) usai Lebaran 2022 nanti.

Hal ini tentunya akan menambah jumlah bus-bus trayek Sumbar-Jakarta. Sebelumnya di trayek ini sudah ada bus ANS, NPM, Transport Express Jaya, MPM, Palala dan lainnya.

Khusus untuk bus PO Pangeran ini, akan melayani rute Bukittinggi – Jakarta. Sebanyak lima unit armada terbaru Bus PO Pangeran segera dirilis.

Proses perakitan Bus Pangeran dilakukan Karoseri Laksana, sasis mengunakan Mercedes Benz 917 OF. Perusahaan otobus satu ini di bawah naungan PT Pangeran Aman Sukses.

Chief Executive Officer PT Pangeran Aman Sukses, Berliana Betris mengatakan, bahwa tahap pengerjaan sudah mencapai 95 persen dan tinggal tahap finishing.

Dari video yang dikirim PT Pangeran Aman Sukses, tampak perakitan sasis bus telah rampung. Bahkan bus dengan ciri khas warna merah ini juga dilakukan uji coba layak jalan.

Berliana menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengurusan izin. Melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), secara resmi izin pengoperasian perusahaan otobus Pangeran telah dikeluarkan.

“Insya Allah selesai lebaran (beroperasi), untuk arus balik lebaran,” ujar Berlianan, Kamis 28/4/2022).

Bus PO Pangeran yang memiliki desain Jam Gadang ini, menyediakan pelayanan terbaik untuk penumpangnya. Yaitu, bantal, selimut hingga makanan ringan secara gratis.

Di dalam kabin bus terdapat 26 kursi penumpang leg rest, sehingga terkesan luas dan nyaman. Di dalam bus ini juga tersedia toilet. 

Bus Pangeran ini merupakan tipe class medium eksekutif perdana di treknya.

Bus medium pertama di trayek Sumbar – Jakarta ini berwarna merah. Tampak di bagian samping belakang terdapat desain Jam Gadang.

Berliana mengungkapkan, di bagian samping belakang bus terdapat desain Jam Gadang yang menjadi ikon Kota Bukittinggi.

Hal itu sengaja dibuat untuk melestarikan dan memperkenalkan objek wisata yang telah mendunia tersebut.

“Makanya, kami mengambil desain bus ada jam gadang yang menjadi ikon Kota Bukittinggi. Warna merah diambil karena ini warna terbaik dan baru. Berani juga kan,” ucap Berliana.

Load More