Ranah - Perusahaan Otobus atau PO Pangeran, bakal hadir dan meramaikan moda transportasi darat di Sumatra Barat (Sumbar) usai Lebaran 2022 nanti.
Hal ini tentunya akan menambah jumlah bus-bus trayek Sumbar-Jakarta. Sebelumnya di trayek ini sudah ada bus ANS, NPM, Transport Express Jaya, MPM, Palala dan lainnya.
Khusus untuk bus PO Pangeran ini, akan melayani rute Bukittinggi – Jakarta. Sebanyak lima unit armada terbaru Bus PO Pangeran segera dirilis.
Proses perakitan Bus Pangeran dilakukan Karoseri Laksana, sasis mengunakan Mercedes Benz 917 OF. Perusahaan otobus satu ini di bawah naungan PT Pangeran Aman Sukses.
Chief Executive Officer PT Pangeran Aman Sukses, Berliana Betris mengatakan, bahwa tahap pengerjaan sudah mencapai 95 persen dan tinggal tahap finishing.
Dari video yang dikirim PT Pangeran Aman Sukses, tampak perakitan sasis bus telah rampung. Bahkan bus dengan ciri khas warna merah ini juga dilakukan uji coba layak jalan.
Berliana menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengurusan izin. Melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), secara resmi izin pengoperasian perusahaan otobus Pangeran telah dikeluarkan.
“Insya Allah selesai lebaran (beroperasi), untuk arus balik lebaran,” ujar Berlianan, Kamis 28/4/2022).
Bus PO Pangeran yang memiliki desain Jam Gadang ini, menyediakan pelayanan terbaik untuk penumpangnya. Yaitu, bantal, selimut hingga makanan ringan secara gratis.
Di dalam kabin bus terdapat 26 kursi penumpang leg rest, sehingga terkesan luas dan nyaman. Di dalam bus ini juga tersedia toilet.
Bus Pangeran ini merupakan tipe class medium eksekutif perdana di treknya.
Bus medium pertama di trayek Sumbar – Jakarta ini berwarna merah. Tampak di bagian samping belakang terdapat desain Jam Gadang.
Berliana mengungkapkan, di bagian samping belakang bus terdapat desain Jam Gadang yang menjadi ikon Kota Bukittinggi.
Hal itu sengaja dibuat untuk melestarikan dan memperkenalkan objek wisata yang telah mendunia tersebut.
“Makanya, kami mengambil desain bus ada jam gadang yang menjadi ikon Kota Bukittinggi. Warna merah diambil karena ini warna terbaik dan baru. Berani juga kan,” ucap Berliana.
Berita Terkait
-
Promo Hari Transportasi Nasional: Gratis Naik Transjakarta, MRT, dan LRT
-
Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1
-
Peringati Hari Kartini, Penumpang KRL Diajak Berani Lawan Pelecehan
-
Revitalisasi MRT Bundaran HI, Lalu Lintas Thamrin Direkayasa hingga Akhir Mei 2026
-
Harga BBM Naik, DPR Desak Pemerintah Perbaiki Transportasi Publik Agar Rakyat Tak Tercekik
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial