"Yes. Walau aku tinggal di hutan, aku tetap sekolah. Mobile homeschooling, jadi lewat Zoom seperti kalian. Mungkin kalian akan menanyakan, apakah di rumahku di tengah hutan ada internet. Yes, ada, jadi kita pakai parabola besar dan langsung tembak ke satelit," ungkapnya.
Namun Andrew menjelaskan bahwa internetnya tidak begitu baik karena sangat terpengaruh oleh cuaca. "Tapi, intinya aku sekolah," tegasnya.
5. Punya Hobi dan Keterampilan Ekstrem
Walau punya darah Prancis, Andrew Kalaweit memilih untuk menjadi WNI. Ia mengatakan sudah dikenalkan dengan hutan dan satwa liar sejak masih balita. Andrew pun punya hobi dan keterampilan cukup ekstrem seperti memanjat pohon tinggi di tengah hutan dan bersantai di atasnya.
Bahkan Andrew pernah memanjat pohon setinggi 25 meter hanya dengan modal tali dan hammock.
6. Jago Selancar dan Berkuda
Selain itu Andrew Kalaweit juga merupaka pilot paramotor yang bisanya ikut mendampingi sang ayah memantau hutan dari atas langit.
Bukan hanya mahir mengemudikan speedboat, Andrew juga jago bermain wakeboarding (selancar) hingga berkuda di tengah hutam Kalimantan.
7. Ingin Bikin Film Dokumenter Alam Liar
Andrew Kalaweit mengaku punya niat untuk membuat film dokumenter mengenai alam liar. Ia ingin kesadaran dan kecintaan anak muda bagi keanekaragaman hayati lebih meningkat lagi khususnya di Indonesia.
Demikian profil Andrew Kalaweit yang merupakan putra aktivis lingkungan blasteran Prancis yang dijuluki "Tarzan Kalimantan".
Berita Terkait
-
Saranjana: Kota Ghaib, Horor dengan Budaya Kalimantan yang Ambisius Namun Terganjal CGI Kasar?
-
Mengintip Kehidupan Dua Negara dari Wisata Patok Perbatasan Sebatik
-
Karhutla Kembali Mengamuk di Aceh Barat, Lahan Gambut Kering Jadi Sasaran Api
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku