RanahSuara.id - Sempat direhabilitasi sekitar lima bulan di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera di Dharmasraya (PR-HSD) ARSARI, harimau sumatera bernama Puti Maua Agam dinyatakan mati.
Harimau sumatera yang direhabilitasi sejak 12 Januari 2022 itu mati pada Rabu (8/6/2022) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dikutip dari Instagram @prhsd_arsari, sejatinya PR-HSD ARSARI dan BKSDA Sumbar tengah merencanakan proses lepar liar Puti Maua Agam, paralel menunggu kesembuhannya.
Manager Operasional PR-HSD drh. Patrick Flaggellata mengungkapkan, Puti Maua Agam merupakan harimau sumatera yang dievakuasi dari konflik harimau-manusia dari Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar, pada 10-11 Januari 2022 lalu.
Harimau Sumatera berjenis kelamin betina berumur 3 tahun ini turun dari hutan Cagar Alam Maninjau dan memasuki pemukiman
Diperkirakan satwa ini masuk ke pemukiman karena kekurangan makanan akibat penyakit African Swine Fever (ASF) yang menyebabkan kematian massal babi hutan di Agam sebanyak kurang lebih 50 ekor.
"Begitu tiba di PR-HSD ARSARI pada 12 Januari 2022, Puti segera diberikan pemeriksaan medis menyeluruh dan rehabilitasi setelah terdeteksi mengalami helmintiasis, defisiensi nutrisi, dan
limfositosis," ujar, Kamis (9/6/2022).
Patrick menambahkan, penurunan kondisi Puti diawali ketika ia terpantau sakit pada 18 Mei 2022 dan mengalami penurunan nafsu makan serta beberapa luka miasis.
Kemudian terangnya, kondisinya Puti sempat membaik mulai 27 Mei. Namun pada 6 Juni 2022 mendadak Puti kembali sakit diikuti dengan hipersalivasi, sehingga tidak dapat diselamatkan lagi pada 8 Juni 2022.
Ia mengatakan, pengamatan Tim Medis PR-HSD ARSARI jelang kematiannya, menunjukkan nafas Puti sempat sesak atau 60 kali/menit.
"Tim memberikan atropin sulfat dan nebul salbutamol, serta menyuapinya dengan menggunakan batang kayu yang diisi pakan daging namun tidak dimakan," bebernya.
Patrick menjelaskan, setelah kematian Puti, BKSDA Sumbar memutuskan untuk melakukan nekropsi (bedah bangkai) di hari yang sama.
Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono mengatakan tujuan nekropsi adalah untuk mendapatkan informasi rinci penyebab kematian Puti melalui pengujian laboratorium terhadap sampel dari organ tubuh harimau tersebut.
"Kami sangat berterima kasih atas kerja keras tim PR-HSD ARSARI dalam menyelamatkan, merehabilitasi, dan merawat Puti sampai saat terakhir,” tuturnya.
Ardi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya evakuasi Puti dan saat ini juga sedang merencanakan proses lepas liar Puti menunggu kesembuhannya.
Namun terang Ardi, harimau sumatera Puti Maua Agam mati sebelum berhasil sembuh.
Diketahui, nama Puti Maua untuk harimau merupakan usulan dari Wali Nagari Salareh Aia, Iron Maria Edi. Nama itu diberikan setelah berdiskusi bersama tokoh masyarakat, niniak mamak dan alim ulama setempat.
“Pertama namanya kita sepakati Puti Maua Dirindu, kata BKSDA, di aplikasi hanya bisa dua kata maka Dirindu kita hilangkan, jadi sepakat kami kasih nama Puti Maua,” ucap Iron.
Iron menambahkan, Puti berarti jenis kelamin harimau itu betina. “Dalam bahasa Minang, Puti itu artinya perempuan atau putri. Sementara Maua, merupakan nama kampung tempat harimau itu ditangkap dan berkonflik dengan masyarakat,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera
-
Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Siap Marathon? Ini 7 Film dan Serial Netflix Tayang Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Ramalan 3 Shio Paling Beruntung pada 2-8 Maret 2026, Siapa Saja?
-
Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
Sony Pictures Siapkan Live-Action Astro Boy, Gandeng Sutradara Ghostbusters
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan