Selebtek.suara.com - Mutant dan inhumans, bagi penggemar senior komik Marvel tentunya sudah paham. Tapi bagi orang yang baru menggilai dunia Marvel alias orang awam, dua spesies tersebut agak membingungkan. Apalagi mutant dan inhumans sama-sama memiliki wujud yang sama yakni humanoid.
Seperti hal yang manusia biasa, mutant dan inhumans sama-sama memiliki genus Homo. Mutant merupakan Homo superior sementara inhumans adalah Homo inhumanus. Dari sana saja kita harusnya sudah mengetahui perbedaan antara Mutant dengan Inhuman.
Berikut ini perbedaan mutant dan inhumans yang wajib diketahui oleh para penggemar Marvel.
Asal usul
Inhumans
Jutaan tahun lalu terdapat perang antara bangsa Kree dan Bangsa Skrull. Saat itu Kree membuat pangkalan militer di Uranus. Menurut mereka planet tersebut sangat strategis karena dekat dengan kerajaan Skrull. Setelah itu bangsa Kree menemukan makhluk planet yang memiliki makhluk hidup yakni Bumi.
Mereka akhirnya membuat kelinci percobaan terhadap manusia primitif. Niatnya adalah menjadikan senjata untuk melawan bangsa Skrull. Saat hampir berhasil mereka meninggalkan hasil eksperimen tersebut tanpa alasan. Hasil eksperimen tersebut kemudian beranak pinak yang kini disebut inhumans.
Mutant
Berbeda dengan inhumans, mutant tak diciptakan dengan sengaja. Mutant sebenarnya hanyalah manusia yang bermutasi yang disebabkan oleh X-Gen atau DNA Mutan. Menurut intelegen tinggi Kree, semua ras manusia memiliki potensi untuk mencapai proses evolusi mutan.
Karena mutant sebenarnya manusi maka mereka tak bisa dilepaskan dari proses terbentuknya Homo sapiens. Dalam versi Marvel, manusia diciptakan oleh Celestials, ras alien yang dijuluki Space Gods, karena dianggap bertanggung jawab atas evolusi peradaban di alam semesta.
Pemicu kekuatan
Inhumans
Genetika spesies inhumans diwariskan secara turun temurun. Sehingga tidak sembarang orang bisa menjadi inhumans. Selain itu belum tentu pula orang yang memiliki gen inhumans sadar kalau ia adalah spesies berbeda. Pasalnya, kekuatan inhumans harus dipancing dengan Terrigen Mist, sebuah kabut dari kristal milik bangsa Kree.
Kabut ini memiliki efek positif bagi inhumans. Kadang kabut itu muncul sendiri di tempat tinggal para inhumans, Attilan. Namun mereka bisa menjadi manusia biasa jika lama tidak terkena terrigen. Tak heran kalau jumlah inhumans lebih sedikit dibandingkan mutant.
Mutant
Seperti penjelasan sebelumnya, mutant sebenarnya hanya manusia yang bermutasi. Sehingga siapa saja bisa menjadi mutant meskipun tidak memiliki garis keturunan asalnya memiliki X-Gen. Berbeda dengan inhumans yang harus dipancing terlebih dahulu, kekuatan mutant sudah bisa terlihat saat lahir atau ketika pubertas.
Jika inhumans bisa menjadi manusia biasa lagi, maka seorang mutant akan tetap menjadi Homo superior hingga akhir hayat. Namun dalam beberapa kasus kekuatan mutan juga bisa hilang, misalnya di event House of M. Mutant juga sangat lemah jika terpapar terrigen, sumber kekuatan inhumans. Mereka bisa kehilangan kekuatan atau bahkan mati. Terrigen pula yang menjadi awal mula konflik di komik Inhumans vs X-Men.
Artikel ini pernah dimuat di situs Penggemarvel.net berjudul "Ini Perbedaan Mendasar Inhumans dan Mutant"
Berita Terkait
-
Kejutan SDCC 2026: Ryan Gosling Resmi Gabung MCU Sebagai Ghost Rider!
-
Marvel Umumkan Film Ghost Rider Terbaru, Ryan Gosling Jadi Bintang Utama
-
Kontrak Berakhir, Shueisha Hentikan Penjualan Manga Marvel Mulai September
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Jelang Perilisan, Tom Holland Ngaku Nunggu Hadirnya Spiderman Generasi Baru
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra