Selebtek.suara.com - Pemerintah menetapkan per tanggal 1 Juli mendatang tarif dasar listrik akan mengalami kenaikan. Dimana harga kenaikan ini dimulai dari Rp111 ribu hingga Rp38,5 juta perbulan sesuai golongan yang dipakai.
Sebenarnya bagi yang tidak masuk golongan yang disebutkan, tak perlu mengkahawatirkan kabar ini. Karena perumusan yang dibuat untuk menaikan tarif dasar listris dibuat dengan cermat sehingga tepat sasaran dan tak memberatkan para pengguna listrik.
Lantas golongan apa saja yang merasakan kenaikan listrik mulai awal Juli mendatang?
Dilansir dari Suara.com, awalnya pelanggan PLN mendapat subsidi dari pemerintah berupa keringanan tarif dasar listrik. Namun setelah dirundingkan, pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan penyesuaian. Dengan begitu ada golongan masyarakat yang tak akan merasakan dampak kenaikan tarif dasar listrik.
Golongan yang akan mengalami kenaikan yakni mulai dari daya listrik 3.500 VA ke atas (R2 dan R3) serta golongan pemerintah (P1, P2, dan P3). Kenaikan tarif listrik ini akan secara merata di seluruh wilayah Indonesia mulai 1 Juli mendatang.
Berikut ini rincian golongan yang merasakan kenaikan tarif listrik naik serta penyesuaian tarifnya.
- Golongan R2 (rumah tangga) dengan daya 3.500 VA - 5.500 VA dan R3 dengan daya 6.600 VA ke atas, tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan P1 (pemerintah) dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA dan P3 tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan P2 dengan daya di atas 200 kVA maka penyesuaian tarifnya dari Rp1.114,74 per kWh menjadi 1.522,88 per kWh.
Lantas bagaimana dengan pengguna PLN golongan lebih kecil?
Hingga saat ini pemerintah tidak membuat kebijakan kenaikan untuk pelanggan dengan golongan lebih kecil, baik rumah tangga maupun industri kecil. Penyesuaian ini dibuat agar menyetarakan perlakuan pada pelanggan, sehingga ada keadilan dalam pemberian tarif.
Pelanggan yang mengalami kenaikan adalah golongan yang dianggap mampu lepas dari subsidi pemerintah. Sebaliknya, pelanggan dengan daya kecil masih layak mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa subsidi.
Apakah kalian termasuk yang mengalami kenaikan tarif dasar listrik atau tidak? (*)
Berita Terkait
-
Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini
-
Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Monopoli Listrik Tapi Pelayanan Amburadul, Masih Pantaskah Dirut PLN Mempertahankan Jabatan?
-
Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan