/
Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:34 WIB
ketum psi giring ganesha (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Selebtek.suara.com - Ketua Umum Partasi Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yakin partainya bisa meraup banyak suara di pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Tak tanggung-tanggung, Giring ingin lolos ke parlemen dengan perolehan suara 7 persen.

Jumlah 7 persen tidak bisa sedikit. Karena nilai tersebut setara dengan 10 juta suara. Mantan vokalis band Nidji itu pun optimis partainya bisa menembus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

"Ya harus 10 juta suara lah pasti kita bisa 12 juta 13 juta suara. Harus dong (ambang batas parlemen) jauh di atas ambang batas. Ya tadi itu 7 persen," kata Ketua Umum DPP PSI, Giring saat berkunjung ke kantor Suara.com, Rabu (19/10/2022).

Berkaca di tahun 2019, saat itu PSI mendapat 3 juta suara, jadi saat ini PSI hanya tinggal mencari tambahannya. Ia semakin yakin dengan target saat 7 persen karena infrastruktur partainya sudah matang. Ditambah, kata dia, PSI sudah punya pengalaman.

Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha saat berkunjung ke kantor Suara.com, Rabu (19/10/2022). (sumber: Suara.com/Bagaskara)

"Selain pengalaman di 2019 banyak sekali sekarang kader-kader dari partai lain yang memiliki DNA yang sama dengan kita. Antikorupsi, toleransi dan mau maju di 2024," tuturnya.

"Jadi sekarang caleg yang kuat itu sudah kita jaring dibantu di-push dengan infrastruktur yang kuat. Tapi di saat yang sama kita di DPP akan terus punya kampanye-kampanye yang kuat juga yang sedang kita persiapkan," sambungnya.

Meski demikian, ia sadar targer 10 juta suara bukanlah hal mudah. Namun lagi-lagi Giring mengklaim jika partainya sudah siap untuk mencari strategi.

Adapun kekinian PSI masih harus melalui proses verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk jadi peserta Pemilu 2024 mendatang. PSI sebelumnya telah dinyatakan lolos dalam proses verifikasi administrasi.

"Tidak akan menjadi pekerjaan yang mudah tapi saya yakin kita jauh lebih siap untuk menang di 2024."

Baca Juga: Nilai Investasi Kereta Cepat Membengkak, Menteri BUMN Erick Thohir: Masih Murah

Load More