SUARA SEMARANG - PSIS Semarang melepas kiper Jandia Eka Putra jelang kompetisi pra musim dimulai.
Sebelumnya, Jandia Eka Putra telah menjadi kiper PSIS Semarang selama 4 tahun lamanya.
Posisi Jandia Eka Putra di gawang PSIS Semarang hampir tak tergantikan bersama Joko Ribowo yang menjadi pelapisnya.
Selain Jandia Eka Putra, Joko Ribowo pun sebelumnya telah dilepas PSIS Semarang.
Sebagai gantinya, PSIS Semarang mengontrak Fajar Setya Jaya untuk berada di bawah gawang Mahesa Jenar.
"Hari ini kami sampaikan bahwa PSIS dan Jandia resmi mengakhiri kerja sama. Atas nama manajemen kami sampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Jandia selama ini," kata CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pada Rabu (8/6/2022).
Yoyok Sukawi mewakili manajemen PSIS juga mendoakan supaya Jandia Eka Purtra selalu diberi kesehatan dan kesuskesan di klub barunya.
"Sampai jumpa lagi di stadion saat pertandingan lawan PSIS," kata Yoyok Sukawi.
Hingga saat ini, belum ada informasi kemana Jandia Eka Putra akan berlabuh.
Sedangkan Joko Ribowo sudah terlebih dulu menemukan klub untuk mengarungi Liga 1 musim mendatang, yakni di Barito Putera.
Para pendukung PSIS Semarang mempertanyakan siapa penjaga gawang yang akan menggantikan posisi Jandia Eka Putra mengingat Joko Ribowo juga sudah dilepas.
"Blais kowe gantine sopo jal," tulis seorang netizen di kolom komentar akun instagram resmi @psisofficial.
Meskipun sudah memiliki kiper seperti Redondo dan Fajar Setya, pendukung PSIS Semarang masih berharap adanya kiper yang bisa berada di starting eleven.
Beberapa pendukung PSIS Semarang berharap kiper sekelas Ernando Ari atau Awan Seto yang menggantikan posisi kiper utama.
Beberapa waktu lalu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mencoleh Ernando Ari untuk pulang ke Semarang.
Hal tersebut diamini para pendukung PSIS Semarang agar kiper Timnas Indonesia U23 tersebut pulang kampung dan menjadi bagian dari Laskar Mahesa Jenar.
Berita Terkait
-
Jelang Persidangan, Bupati Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Perempuan Semarang
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Menjelajahi Pecinan Semarang dalam Sebuah Buku
-
Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat
-
Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi