/
Minggu, 04 September 2022 | 11:05 WIB
Kota Lama Semarang (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Kota Semarang memiliki spot tempat wisata hits yang Instagramable cocok dengan gaya vintage atau klasik.

Berikut rekomendasi tempat wisata favorit yang ada di tengah kota Semarang dan memiliki spot Instagramable vintage.

Dengan nuansa gaya vintage kalian bisa eksplore tempat wisata berikut ini yang lagi hits di Kota Semarang.

Apalagi, ada di tengah kota menjadikan akses lebih mudah dan enggak bikin repot. Bahkan bisa cukup dengan sehari saja bisa menghabiskan kunjungan ke tempat wisata ini.

Gaya vintage tempat wisata di Kota Semarang ini dipengaruhi oleh budaya peninggalan jaman dahulu.

Di mana Kota Semarang pernah dikunjungi oleh beberapa ras suku di dunia seperti dari Eropa, Cina hingga Arab.

Berikut tiga tempat wisata hits di Kota Semarang yang ada di tengah kota dengan spot Instagramable gaya vintage.

Lawang Sewu

Gedung Lawang Sewu dibangun mulai tahun 1904 oleu arsitek Belanda Cosman Citroen dengan perpaduan gaya Armenia dan Eropa..

Melansir laman heritage KAI, Lawang Sewu adalah gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang awalnya digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM).

Baca Juga: Daniel Mananta Dikira Mualaf Usai Bikin Podcast Bareng Ustaz Abdul Somad, Begini Jawabannya

Gedung Lawang Sewu dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 18.232 m2. Bangunan utama dimulai pada 27 Februari 1904 dan selesai pada Juli 1907. Sedangkan bangunan tambahan dibangun sekitar tahun 1916 dan selesai tahun 1918.

Kalian bisa berkeliling pada tiga gedung utama yang semuanya penuh dengan ribuan pintu (lawang sewu). Lorong-lorong yang cantik nan sejuk bakal bikin betah lama di sini.

Semua spot foto Instagram vintage ada tiap sudut gedung Lawang Sewu ini. Lokasi Lawang Sewu ada di Jalan Pemuda atau di depan Tugu Muda Semarang.

Kota Lama Semarang

Kawasan yang disebut Little Netherland ini banyak sekali gedung tua khas Eropa yang terawat.

Kota Lama Semarang kini menjadi ikon baru wisata hits di Kota Semarang. Kalian bisa betah berlama di kawasan ini. Selain luas juga sangat nyaman karena bersih dan tertata rapi.

Kota Lama Semarang masuk dalam World Heritage UNESCO. Jalanan paving dihiasi kursi taman dan lampu jalan yang mempesona sangat bagus untuk berfoto vintage.

Di Kota Lama Semarang kalian bisa menemui ikon gedung seperti Gereja Blenduk, Speigel, Marabunta, gedung UMKM, Outdetrap dan lainnya.

Ada juga sumur tua yang ada sejak jaman Belanda membukan kawasan Kota Lama sebagai markas utama di pulau Jawa. Selain itu, ikon Pohon Akar Tua wajib dikunjungi.

Banyak juga kafe dan resto yang mendiami gedung tua, bisa menjadi tempat nongkrong yang cozy plus foto Instagram vintage pula.

Klenteng Sam Poo Kong Semarang

Klenteng Sam Poo Kong dibangun oleh seorang pelaut dan jenderal tentara Tionghoa yakni Laksmana Cheng Ho. Saat itu dia sedang melaksanakan misi ekspansi dan penyebaran agama Islam.

Melansir laman Sam Poo Kong, Laksamana Zheng He (Cheng Ho) terlahir dengan nama Ma San Bao. Itulah mengapa klenteng / tempat petilasan untuk Zheng He menggunakan nama Sam Poo Kong. 

Dalam dialek Hokkian, Sam Poo Kong atau San Bao Dong (Mandarin) artinya adalah gua San Bao. Asal muasal Klenteng Agung Sam Poo Kong adalah ketika armada Zheng He merapat di pantai Simongan – Semarang karena juru mudinya, Wang Jing Hong sakit keras. 

Sebuah gua batu dijadikan tempat beristirahat Zheng He dan mengobati Wang Jing Hong. Sementara juru mudinya menyembuhkan diri, Zheng He melanjutkan pelayaran ke Timur untuk menuntaskan misi perdamaian dan perdagangan keramik serta rempah-rempah.

Selama di Simongan, Wang memimpin anak buahnya menggarap lahan, membangun rumah dan bergaul dengan penduduk setempat. 

Lingkungan sekitar gua jadi berkembang dan makmur karena aktivitas dagang maupun pertanian. Demi menghormati pimpinannya, Wang mendirikan patung Zheng He di gua batu tersebut untuk dihormati dan dikenang masyarakat sekitar. Inilah asal muasal dibangunnya Klenteng Sam Poo Kong di Semarang.

Wang meninggal pada usia 87 tahun dan dimakamkan di sekitar situ. Sejak itu masyarakat menyebutnya sebagai Makam Kyai Juru Mudi. Ketika gua batu runtuh akibat longsor, masyarakat membangun gua buatan yang letaknya bersebelahan dengan Makam Kyai Juru Mudi.

Demikian tiga tempat wisata hits dengan spot Instagramable gaya vintage yang ada di tengah kota Semarang.

Load More