/
Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:44 WIB
Ilustrasi tim Basarnas mencari keberadaan kapal nelayan yang dikabarkan hilang. (Foto: Suaraindonesia)

SuaraSerang.id - Tim Basarnas Banten masih terus melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Jarman (49), yang dilaporkan hilang di Perairan Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Kepala Basarnas Banten, Adil Triyanto,  mengatakan pihaknya telah menerima laporan tentang adanya kerusakan mesin Kapal Motor Bintang (KM) di perairan Binuangeun akibat cuaca buruk pada Selasa (30/8/2022) sekitar pukul 09:15 WIB.


Berdasarkan laporan kapal penangkap ikan KM Bintang, Senin (29/8/2022) pada pukul 13.00 WIB, mereka berlayar dari Pelabuhan Ratu menuju Pelabuhan Binuangeun dengan membawa 3 POB diantaranya Iwan (40) sebagai Kapten kapal, Aming (40) dan Jarman (40). 


Ketiga nelayan KM Bintang adalah warga Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten. Para Nelayan KM Bintang ini hendak memasuki pelabuhan perikanan di Binuangeun, lalu pada jarak sekitar 2 kilometer dari pelabuhan, mesin kapal mati akibat  gelombang tinggi, hingga kapal bermalam dan terapung di tengah laut.


Oleh karena itu, Basarnas Banten mengirimkan tim SAR dari Pos Unit Siaga Lebak untuk evakuasi KM Bintang yang sedang bermasalah.


Akhirnya, tim SAR pun menemukan 2 korban selamat yang  berenang ke pantai. Mereka adalah Iwan dan Amin, dan keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Binuangeun.

Sementara itu, satu orang lagi masih hilang atas nama Jarman, dan  masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan SAR.

"Kami berharap para nelayan yang hilang dapat ditemukan dengan kondisi selamat," ujar Adil Triyanto.

(Antara)

Baca Juga: Mengenal Kuat Maruf, Salah Satu Tersangka Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Load More