/
Senin, 05 September 2022 | 22:18 WIB
Pedagang sembako di pasar inpres Senen Jakarta. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

SuaraSerang.id - Harga sejumlah sembako kian mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan harga tersebut disebabkan beberapa faktor, mulai dari kurangnya pasokan hingga kenaikan harga BBM.

Suara.com merangkum kenaikan harga kebutuhan pokok dari pemberitaan berbagai media partner. 

Laporan dari kabupaten tuban per Senin (9/5/2022), harga Beras di Bengawan semula Rp 10.000 sekarang naik seharga Rp 10.333 per kilogram, Beras Mentik awalnya berharga Rp 8.667 naik jadi Rp 9.000 per kilogram dan Beras IR 64 dari awal harga Rp 9.333 naik jadi Rp 9.500 per kilogram. 

Cabai keriting yang semula Rp 66.667 kini menjadi Rp 71.667 per kilogram, cabai biasa dari Rp 50.000 naik jadi Rp 60.000 per kilogram dan cabai rawit dari Rp 45.000 naik menjadi Rp 56.667 per kilogram.

Bawang bombay juga ikut naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 26.000 per kilogram sedangkan bawang putih dari Rp 20.000 menjadi Rp 20.667 per kilogram. 

Ayam potong dari Rp34.333 menjadi Rp 34.333 per kilogram, ayam kampung antara Rp 66.667 sampai Rp66.000 per kilogram dan tepung terigu antara Rp9.500-Rp9.333 per kilogram.

Di Sragen, harga sejumlah bahan pokok juga naik. Dilansir dari Solopos yang mendapat informasi dari Pengawas Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen Kunto Widyastuti menyebutkan: 

“Rata-rata harga cabai merah besar Rp 53.677 per kilogram, atau naik Rp 2.000 per kilogram, cabai merah keriting naik diharga Rp 77.667 per kilogram, cabai rawit merah Rp 52.667 per kilogram atau naik Rp 5.833 per kilogram dan cabai hijau dari Rp 37,330 per kilogram naik Rp 3.667 per kilogram. 

Pada Minggu (14/9/2022) kemarin, cabai merah kriting mengalami kenaikan dari harga Rp 61.333 per kilogram, sekarang menjadi Rp 77.667 per kilogram.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Berharap Perguruan Tinggi Swasta Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Kunto menjelaskan, kenaikan harga kebutuhan pokok di Kab. Sragen bukan akibat kenaikan harga BBM, namun pasokan dari daerah sentra penjualan kebutuhan pokok yang semakin sedikit.

Di Karanganyar juga sama. Harga cabai sudah naik sejak pekan lalu. 
"Cabai tampar (rawit merah) kemarin masih Rp 60.000 per kilo, sekarang naik menjadi Rp 75.000 sekilo" kata pedagang tersebut. 

Cabai putih dijual Rp30.000 per kg, cabai hijau Rp35.000 per kg, dan cabai merah besar Rp65.000 per kg.

Harga bawang merah dan bawang putih naik Rp 1.000 - Rp 2.000 per kilogram. Bawang merah dijual Rp 28.000 per kilogram dan bawang putih Rp 24.000 per kilogram. Harga tomat Rp 5.000 per kilogram dan kentang Rp 15.000 per kilogram.


"Harga sayuran  juga naik Rp 500-1000 per kilogram, karena bensin mundak,” terangnya. 

Pedagang lain di Sragen mengatakan, harga kebutuhan pokok naik hampir merata karena kenaikan harga BBM. 

Harga berbagai jenis beras naik Rp 1.000 per kilogram. Begitu juga telur ayam seharga Rp 26.000 per kilogram, gula pasir Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng Rp 24.000 - Rp 25.000 per liter, daging ayam Rp 36.000 per kilogram.

“Hampir semuanya naik. Kabeh-kabeh mundak,” ujar si pedagang. 

(suara.com)

Load More