Bareskrim Mabes Polri masih melakukan investigasi terkait obat sirup yang mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DG) melebihi dosis di ambang batas yang kini telah memasuki tahap penyidikan.
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, penyidikan terus dilakukan, terutama terkait dugaan kelalaian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.
"Ya, bukan hanya BPOM, yang pasti semua kan ya, tidak hanya obat-obatan, tetapi juga bahan baku, importasinya ya kan, apalagi pengawasan itu juga harus dilakukan,” kata Pipit saat dihubungi wartawan, Jumat. (04/11/2022).
Pipit juga mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut atas dugaan kelalaian atau tindakan yang disengaja ini harus dilakukan dengan hati-hati.
"Karena harus dilihat nanti apakah ada kelalaian atau yang disengaja, itu kan kita perlu dalami, kita harus berhati-hati. Nanti semua akan dilakukan secara objektif dan transparan," jelas Pipit.
Kemudian Pipit juga mengatakan bahwa kasus ini akan diselidiki secara menyeluruh dan tidak hanya mempertimbangkan aspek pidananya saja.
"Ya, pasti semua kita akan telusuri semuanya. Dari hilir, tapi kita mundur ke situasi hukum seperti apa, semua aspek harus dilihat, bukan hanya aspek pidananya saja sebetulnya," kata Pipit.
Sebagai informasi, Baresrkim Polri akhirnya telah menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan kepada satu perusahaan farmasi atas kasus obat sirup yang mengandung kontaminasi etilen glikol (EG) dan dietilen Glikol yang menyebabkan gagal ginjal akut pada anak-anak hingga mengakibatkan kematian.
(Antara)
Baca Juga: Bisa Jadi Ladang Ekonomi, Salak Sabang Resmi Jadi Varietas di Kementan
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Gangguan Ginjal Akut, Dirtipidter Bareskrim Polri Dalami Dokumen Pembelian Bahan Baku PT AFI Farma
-
Tim Medis Temukan DEG pada Pasien di RSUP dr Sardjito, Pernah Konsumsi Obat Sirup
-
Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi
-
Kemenkes Mempertegas Kekuatan Teknologi Farmasi dan Alkes Indonesia via Pameran
-
Tangkal Gagal Ginjal Akut, DKI Jakarta Pakai Biaya Tak Terduga
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Mantri BRI Menembus Rimba dan Laut Demi Inklusi Ekonomi Masyarakat
-
Anime Kagurabachi Tayang April 2027, Trailer Ungkap Studio dan Staf Utama
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
3 Bulan Nganggur, Steven Gerrard Dibidik Klub Championship
-
Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Sampaikan Belasungkawa
-
HP Baterai 8000mAh Pertama! realme C100 Siap Meluncur 7 Mei, Awetnya Sampai 7 Tahun?
-
Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham
-
Marcos Santos Racik Taktik Baru, Arema FC Pede Hadapi Persebaya
-
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun