/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:07 WIB
Evakuasi korban tambang batu bara meledak di Sawahlunto, Sumbar (HO/Teraskabar/Kariadil Harefa)

Serang.suara.com - Tambang batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) meledak, Jumat (9/12/2022) pagi. Mengakibatkan longsor dalam lubang tambang dan menimbun 12 pekerja tambang di area pertambangan PT NAL Parambahan, Desa Salak, Kecamatan Talawi, Sawahlunto.

Melansir data dari teraskabar.com, Jumat 9 Desember 2022, peristiwa ledakan tambang batu bara di Sawahlunto terjadi sekitar pukul  08.45 WIB. Menurut sumber tersebut terdapat 12 pekerja tambang tertimbun di area pertambangan.

Adapun data terbaru dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (National Search and Rescue Agency) atau SAR Padang, berhasil melakukan pencarian terhadap 10 korban tambang batu bara Sawahlunto.

"Ada 6 korban dari peristiwa tambang Sawahlunto longsor setelah meledak, dan empat dalam pencarian dalam lubang tambang," kata Kasi Ops SAR Padang Oktavianto kepada Teraskabar.

Sementara itu dua lagi pekerja tambang di pertambangan batu bara Kota Sawahlunto, Sumbar (Sumatera Barat) sudah dilarikan ke rumah sakit daerah setempat.

Proses evakuasi pekerja tambang di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (sumber: HO/Teraskabar/Kariadil Harefa)

Adapun tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang sebanyak 8 orang, kemudian 5 personel dari POS SAR Limapuluh Kota.

Proses evakuasi sempat tertunda karena tebalnya asap gas metan yang keluar dari lubang tambang yang meledak di kota yang terkenal dengan situs tambang batu bara tertua di Asia Tenggara.

Demikian informasi dan kondisi terkini terkait tambang meledak di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. [*]

Baca Juga: Tuduhan Selingkuh Denise Chariesta Tak Ampuh, Raffi Ahmad-Ayu Dewi Foto Mesra Bareng Pasangan Bersama

Load More