Serang Suara - Riuh terdengar Ketua Komisi VII DPR RI dari fraksi NasDem Sugeng Suparwoto chat minta 'PAP' Ammy Amalia Fatma Surya saat Mandi.
Membuat Levenia Nababan geram, dan menganggap minta PAP alias meminta foto mandi tidak bisa dikatakan sebagai candaan. Hal itu terang Juru bicara Ammy Amalia Fatma Surya alias AAFS, di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2023).
"Secara personal, saya sebagai perempuan itu hal-hal yang seperti ini tuh tidak bisa dijadikan bercandaan. Mau becanda secara verbal, fisik, maupun visual. Saat ini tuh Indonesia butuh untuk membuka mata kalau misalnya hal-hal seperti ini tidak bisa dijadikan bercandaan," kata Levenia.
Apalagi kata 'Canda' menurut Sugeng dianggap Levenia bukan sebagai dalihnya, lantaran Ammy Amalia Fatma Surya sudah lapor ke Bareskrim Polri.
"Setelah hal ini dilaporkan kemudian menjadi bercanda. Tetapi menghormati proses hukum, kami lihat nanti asesmen dari adanya bukti-bukti, apakah benar itu ukurannya bercanda atau tidak," katanya.
Saat melapor ke Bareskrim Polri, Ammy Amalia Fatma Surya menyertakan alat bukti chat minta PAP oleh Sugeng Suparwoto dari NasDem.
Isi chating Sugeng Suparwoto terhadap AAFS dianggap mengandung unsur pelecehan seksual verbal.
"Toh kemaren Pak Sugeng sendiri sudah memberikan semacam klarifikasi atau pengakuan," ujarnya.
Sugeng chat minta PAP AAFS dilaporkan ke Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2023). Ammy Amalia Fatma Surya memastikan tidak ada unsur politik, hal ini juga disampaikan Juru bicara Ammy, Levenia Nababan.
Baca Juga: Test Kejujuran Penjaga Warung, Seleb TikTok Richard Theodore Habis Dirujak Warganet
"Tidak, tidak (ada motif politik). Hal ini adalah murni pribadi dan karena tidak ada tindak lanjut di internal partai, makanya dibawa ke ranah hukum," kata Levenia.
Setelah ditelusuri kasus Sugeng Suparwoto minta foto Ammy saat mandi terjadi di tahun 2022 lalu, dan baru melapor ke Bareskrim Polri. Hanya saja kata Levenia, sebelum mengadukan perkara pelecehan seksual verbal itu telah diupayakan tuntas di internal Partai NasDem, hanya saja belum ada hasilnya.
Aduan ke Barekrim Polri murni atas nama pribadi, kata Juru bicara Ammy, Levenia Nababan. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Kolombia dan Para Seniman Lapangan Hijau
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan