- Perumda Dharma Jaya telah merealisasikan 816 titik bazar daging murah di Jakarta melalui layanan food truck hingga pertengahan 2026.
- Perusahaan menargetkan 1.416 titik bazar pada akhir 2026 dengan menambah armada kendaraan pendingin menjadi empat unit guna menjamin kualitas.
- Program ini bertujuan memudahkan akses protein hewani bagi masyarakat sekaligus mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan inflasi pangan daerah.
Suara.com - Perumda Dharma Jaya telah merealisasikan 816 titik bazar daging murah yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta melalui program jemput bola menggunakan layanan food truck hingga pertengahan 2026.
Perusahaan itu semakin dekat dengan target 1.416 titik bazar pangan pada akhir 2026 melalui upaya penggandaan jumlah armada kendaraan pendingin dari dua menjadi empat unit.
"Tujuan utama kami adalah memastikan distribusi protein hewani dapat diakses langsung oleh masyarakat. Dengan 816 titik yang sudah berjalan, kami optimistis target 1.416 titik di akhir tahun ini dapat tercapai," ujar Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Capaian ratusan titik bazar tersebut merupakan hasil penjadwalan rutin di lapangan sehingga food truck Dharma Jaya mampu menjangkau berbagai lokasi permukiman warga.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang berbelanja di lokasi bazar.
Guna menjaga konsistensi distribusi sekaligus mempercepat mobilitas pasokan dari gudang menuju titik-titik bazar, Dharma Jaya kini mengoperasikan empat unit kendaraan pendingin.
"Armada tambahan ini adalah investasi kami untuk menjamin kualitas produk tetap terjaga saat sampai ke konsumen, sekaligus agar kami bisa lebih responsif terhadap permintaan warga," tambah Raditya.
Sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) di sektor pangan, langkah penambahan armada dan perluasan titik bazar ini menjadi bentuk dukungan perusahaan dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Dharma Jaya juga mengusung misi membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengendalikan inflasi pangan di ibu kota.
Baca Juga: Anggota DPR Rachmat Gobel Tutup Usia
Masyarakat yang ingin mengetahui daftar harga terkini dapat memantau informasi melalui akun Instagram resmi @djawarameat yang dikelola Perumda Dharma Jaya.
Berita Terkait
-
Anggota DPR Rachmat Gobel Tutup Usia
-
Putusan Praperadilan Jilid II Digelar 20 Juli! Roy Suryo Bakal Menang Lagi Lawan Jokowi?
-
Kata-kata Pertama Kerim Memija Usai Gabung Persija, Bertekad Persembahkan Trofi Super League
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus