SuaraSoreang.id - Nama Nissa Asyifa menjadi perbincangan usai diduga lahirkan anak biologis Alshad Ahmad.
Meski tengah kisruh, baik pihak Alshad Ahmad atau Nissa Asyifa belum mengeluarkan statmen apapun terkait kisruh tersebut.
Di YouTube, sebuah konten mengklaim bahwa Nissa Asyifa curhat di podcast Denny Sumargo.
"AKHIRNYA ! DENSU UNDANG NISSA ASYIFA SIANG INI, CURHAT UNGKAP ALSHAD AHMAD TINGGALKAN DIRINYA, DENNY" tulis konten yang diunggah kanal Q & N CHANNEL, Selasa (28/3/2023).
Konten tersebut menyertakan thumbnail foto serupa Nissa Asyifa yang menggendong bayi, berbincang dengan Denny Sumargo.
Thumbnail itu juga disertai tulisan, "SEDIH.!! DENSU UNDANG NISA SIANG INI NISSA UNGKAP ALSHAD TINGGALKAN DIRINYA DENSU KAGET DAN BILANG BEGINI".
Benarkah klaim yang menarasikan Nissa Asyifa bongkar alasan Alshad meninggalkannya?
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran, baju yang dikenakan Denny Sumargo identik dengan yang dikenakan saat dirinya mengundang aktris Luna Maya ke podcast CURHAT BANG Denny Sumargo yang diunggah 30 Mei 2022.
Tangkap layar tersebut terdapat di artikel berjudul, "Podcast-nya Dikecam, 10 Potret Akrab Denny Sumargo dan Rekan Artis" yang dimuat 7 Juni 2022 di sebuah media daring.
Baca Juga: Jokowi Ungkap Isi Pembicaraan dengan Shin Tae yong: Soal Masa Depan Timnas Indonesia
Hasil pengecekan di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pun tidak ditemukan konten bersama Nissa Asyifa.
Tamu terbaru kanal YouTube Denny Sumargo adalah Coach Justin yang diunggah Jumat (31/3/2023).
Konten kanal YouTube Q & N CHANNEL pun tidak menyangkan informasi seperti diklaim pada judul.
Video berdurasi 8 menitan itu berisi kolase foto Nissa Asyifa dan Aslhad Ahmad secara terpisah.
Informasi yang diberikan konten itu juga identik dengan artikel berjudul, "Profil Nissa Asyifa, Viral Setelah Dirumorkan Pernah Menikah Lalu Bercerai dengan Alshad Ahmad" yang dimuat Senin (27/3/2023) di sebuah media online.
Kesimpulan, klaim yang menarasikan Nissa Asyifa diundang ke podcast Denny Sumargo adalah berita palsu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini adalah konten cek fakta soreang.suara.com, dibuat seakurat mungkin dengan sumber yang jelas namun tetap memungkinkan konten ini berpotensial salah informasi.
Publik dipersilakan memberikan komentar dan kritik melalui kolom komentar atau menghubungi Redaksi Suara.com melalui email cekfakta@suara.com. (*)
Sumber : YouTube Q & N CHANNEL
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan