SUARA SOREANG - Sebuah video menjadi viral di media sosial yang menunjukkan seorang penumpang yang diturunkan dari ojek online (ojol) karena diduga meraba-raba pengemudinya.
Dalam video tersebut, terlihat bahwa penumpang pria tersebut sulit untuk berjalan karena diduga mabuk.
Dalam video pria tersebut kemudian dituntun oleh dua orang menuju sebuah motor yang sudah menunggu di depan gerbang.
Meskipun lokasi kejadian belum diketahui secara pasti, namun driver dan orang yang ada dalam video tersebut bicara dalam Bahasa Sunda.
Keterangan dalam video tersebut mengungkapkan bahwa penumpang pria tersebut meraba-raba pengemudi ojek online yang juga pria saat berada di jalan yang sepi.
Meski kesal, pengemudi ojek online itu disebut masih bisa menahan emosinya.
"Hati-hati buat para ojol. Penumpang c4bul sudah merajalela. Kronologinya: Dia pesen pas ditengah jalan yg agak sepi tangan udah gerak gerak ke bagian pria pokoknya, kepala juga udah nempel kepundak sambil mengusap. Saya kesel dan untungnya masih bisa tahan emosi, kalau gak udah saya timpuk pake helm," tulis keterangan video yang dikutip dari laman Instagram @keluhkesahojol.id, Kamis (4/5/2023).
Unggahan tersebut pun ramai dikomentari sejumlah warganet.
"Gw pernah dpt penumpang kaya gitu di taman sari jakbar, gw turunin dkt lampu merah,dia pake ngancem saya kasih bintang 1 lu bang,terus bener min gw di kasih bintang 1 sampe di suspend dan gw sampe dateng ke kantor grab buat buka suspend pada saat itu," komentar @ar***90.
Baca Juga: Gibran Colek Ganjar Usai Diminta Jaga Lereng Merapi, Warganet: Gubernur Lagi Sibuk Kampanye
"Endus aja Deket mulutnya, kan kalau mabok beneran pasti bau alkohol," tulis akun @bu***ta.
"Gua perna nih kayak gini. Tapi gua langsung belokin ke tempat TNI langsung masuk dk panggil provos langsung ku omongin. Dri td grepe grepee paha aku pak," komenter akun @rs***er. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang
-
Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan