Suara.com - Batal bertarung melawan Luke Campbell, tak membuat ambisi Daud Yordan untuk kembali naik ring pupus. Petinju kenamaan Indonesia ini telah mendapat penantang baru yang akan dihadapinya pada 22 April mendatang.
Adalah Pavel Malikov yang akan menjadi lawan berikutnya dari Daud Yordan. Duel ini akan berlangsung di tanah kelahiran Malikov di DIVS, Ekaterinburg, Rusia.
Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim mengatakan, pertarungan antara Daud dan Malikov rencananya akan memperebutkan sabuk juara dunia tinju kelas ringan.
Namun, dia belum bisa mengumumkan secara detail hal itu ke publik.
"Dari beberapa yang kita lihat dan analisa, ini lawan sepadan buat Daud Yordan. Ini kesempatan yang cukup baik untuk Daud melangkah ke jenjang berikutnya," ujar Simon, sapaan akrabnya saat dihubungi Suara.com, Selasa (6/3/2018).
Di lain pihak, President Director Mahkota Promotions, Gustiantira Alandy menjelaskan, setelah menyelesaikan latihan di Spanyol, Daud Yordan akan kembali ke Indonesia.
Foto: Daud Yordan (kanan) berlatih bersama pelatih kedua, Titobox, di Sasana Caja Laboral, Logrono, La Rioja, Spanyol. [Dok. Mahkota Promotion]
Kembalinya mantan juara dunia kelas bulu dan ringan IBO ini ke Tanah Air untuk mengurus visa ke Rusia.
Baca Juga: Pertarungannya Dijadwal Ulang, Daud Yordan Naik Ring Bulan April?
"Daud harus menyelesaikan program latihannya dulu di Spanyol. Akhir Maret atau April baru dia akan pulang ke Indonesia untuk pengurusan visa," ujar Tira.
"Nanti, seminggu sebelum pertandingan, Daud Yordan akan berangkat ke Rusia, untuk menyesuaikan diri dengan iklim di sana," tambahnya.
Foto: (Dari kiri): Daud Yordan, Urgyen Rinchen Sim (managing director Mahkota Promotion), dan Raja Sapta Oktohari (pemilik Mahkota Promotion). [Dok. Mahkota Promotion]
Sejatinya, Daud Yordan dijadwalkan melakoni duel menghadapi Luke Campbell pada 24 Februari lalu. Pertarungan bertajuk "WBA Lightweight Eliminator Fight" itu rencananya dihelat di O2 Arena, London, Inggris.
Batalnya pertarungan antara Daud Yordan dan Luke Campbell ini lantaran berbagai persoalan non-teknis. Salah satunya terkait permasalahan visa yang tidak didapatnya.
Berita Terkait
-
Seorang Remaja di Rusia Serang Sekolah Usai Terinspirasi Aksi Bom SMA 72
-
AS 'Kuasai' Minyak Venezuela, Ogah Berbagi dengan China, Iran dan Rusia
-
Anthony Joshua Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit usai Kecelakaan Mengerikan
-
Naoya 'The Monster' Inoue Pertahankan Gelar, Ini Daftar Lengkap Juara Dunia WBC Terbaru
-
Trump 'Ngebet' Caplok 4 Juta Barel Minyak Venezuela, China dan Rusia Geram
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Indonesia Masters 2026 Kembali Digelar di Istora, Siap Hidupkan Kembali Atmosfer
-
Menang di Laga Perdana India Open 2026, Putri Kusuma Wardani Merasa Banyak Lakukan Kesalahan
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jadwal Wakil Indonesia di India Open 2026, Mulai Tanding Hari Ini
-
Tunggal Putri India Ungkap Peran Pelatih asal Indonesia dalam Kebangkitannya
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia