Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyamaratakan bonus bagi atlet berprestasi Asian Para Games seperti halnya Asian Games 2018.
Semua atlet yang meraih medali, dikatakan tak hanya mendapatkan bonus berupa uang, melainkan kesempatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sebuah rumah.
Untuk bonus berbentuk uang, Pemerintah melalui tangan Presiden Joko Widodo langsung, sudah membagi-bagikannya kepada sebagian atlet peraih medali di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (13/10/2018).
Khusus untuk bonus PNS dan Rumah, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebut sudah mengajukannya sejak awal, seperti halnya Asian Games 2018. Namun, untuk keputusan lebih lanjut, ada lembaga atau pihak lain yang terlibat.
Menurut Raden Isnanta selaku Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora, bonus PNS akan diurus oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).
Sementara untuk pembangunan rumah, akan diurus oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
Isnanta mengatakan, Kemenpora telah mengusulkan kepada KemenpanRB untuk memberikan bonus PNS kepada semua atlet baik yang meraih medali emas, perak, maupun perunggu. Namun, keputusan final, kata Isnanta tetap ada di ranah KemenpanRB.
"Sama seperti Asian Games, kita mengusulkan Asian Para Games 2018 juga dengan konsep emas, perak dan perunggu. Tapi dari KemenpanRB belum memutuskan," kata Raden Isnanta saat dihubungi Suara.com, Rabu (17/10/2018).
"Jadi bagian kita adalah berjuang agar atlet bisa lolos PNS. Jika kemenpanRB hanya mengusulkan bonus untuk peraih medali emas saja, ya kita lihat nanti argumentasi mereka apa," imbuhnya.
Baca Juga: Kalah dari Brasil, Scaloni Tetap Puji Performa Argentina
Terkait bonus pembangunan rumah, Isnanta menyebut kurang lebih sama. Kemenpora mengusulkan semua atlet peraih medali mendapatkan hak tersebut. Namun, keputusan final tetap berada di tangan KemenPUPR.
"Kita yang mengumpulkan data dari mulai nama, melihat bahwa itu benar meraih medali emas, perak, ataupun perunggu. Tapi ya semua pasti ada proses jadi (bonus rumah ini) bukan sesuatu yang pasti," ujar Isnanta.
Lebih jauh, Kemenpora kata Isnanta akan terus mengusahakan agar seluruh atlet berprestasi baik peraih medali emas, perak, maupun perunggu agar bisa tetap mendapatkan hak yang sama yakni bonus uang, PNS dan Rumah.
Terkait peraih medali yang umurnya sudah di atas 35 tahun atau bisa dibilang tak masuk kualifikasi usia PNS, Isnanta menyerahkan prosedurnya kepada MenpanRB.
"Tapi ya kita tetap usulkan aja gito loh, yang penting atlet yang dapat medali. Nanti yang disana kan yang menyaring MenpanRB berdasarkan aturan yang mereka dipahami," tukasnya.
Berita Terkait
-
John Herdman Naturalisasi 2 Pemain Keturunan dari Eropa, Siapa?
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Asian Minifootball Championship 2026 Digelar di Palembang, Ini Hasil Drawingnya
-
Susi Susanti Puji Terobosan Kemenpora: Seleksi Deputi Kini Terbuka untuk Profesional
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026