Suara.com - Sektor ganda campuran Indonesia tengah terombang-ambing saat ini menyusul akan "bercerainya" pasangan emas, Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir.
Pasangan peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro tersebut memang dipastikan akan berpisah, menyusul keputusan Liliyana gantung raket pada awal tahun depan.
Saat Indonesia kehilangan salah satu ganda campuran terbaiknya, di negeri nan jauh bernama Cina, terlahir pasangan berjuluk "Si Monster", Zheng Siwei / Huang Yaqiong.
Zheng / Huang yang baru berpasangan pada akhir 2017 kini menjadi momok bagi seluruh pasangan ganda campuran dunia. Bagaimana tidak, hingga pekan ke-43 musim 2018 atau selepas Prancis Open 2018, keduanya sudah mengumpulkan enam gelar BWF World Tour, ditambah satu gelar juara dunia.
Tentu, bagi Owi -sapaan akrab Tontowi- yang akan berpasangan dengan Della Destiara Haris selaku pengganti Liliyana, Zheng / Huang yang kini menempati ranking satu dunia merupakan tembok besar yang harus mereka lewati, jika ingin membawa sektor ganda campuran Indonesia kembali ke titik tertinggi.
Seperti yang dikatakan Liliyana, Owi / Della harus segera membangun kekompakan demi bisa tampil maksimal. Apalagi, target mereka berdua adalah meraih medali emas di Olimpiade 2020 Tokyo.
"Pastinya tidak mudah ya. Apalagi Owi ganti partner, dan itu butuh penyesuaian. Syukur bisa langsung klik dan bagus. Rata-rata pasti butuh penyesuaian dan kesabaran," ujar Liliyana Natsir saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta.
"Umur Owi sekarang juga cukup matang, 31 tahun. Jadi harus sabar, tidak bisa instan. Ditambah persaingan sekarang sulit. Salah satu sasaran ya harus bisa mengalahkan Zheng / Huang untuk emas Olimpiade 2020," lanjutnya.
Owi sendiri mengaku siap untuk mengemban tugas mengembalikan kejayaan ganda campuran Indonesia. Dirinya akan mencoba sebaik mungkin untuk bisa klop dengan Della.
Baca Juga: Lorenzo Datang ke Repsol Honda, Manajer Marquez: Hal yang Positif
Della sendiri merupakan pebulutangkis spesialis ganda putri, yang saat ini masih dipasangkan dengan Anggia Shitta Awanda.
"Kualifikasi (Olimpiade 2020 Tokyo) itu tahun depan. Karena itu (saya) dicoba dengan pasangan baru. Saat ini mungkin dicari yang terbaik dan maksimal dulu," ujar Owi.
"Kalau yang terdekat (untuk tampil di Olimpiade), memang Hafiz Faizal / Gloria Emanuelle Widjaja ya. Tapi kalau dilihat, mereka dan ganda campuran lainnya juga belum stabil," tukasnya.
Jika melihat hasil undian Hong Kong Open 2018, Owi / Della yang akan memainkan laga debutnya memiliki peluang untuk pertama kalinya menjajal kekuatan Zheng Siwei / Huang Yaqiong, yakni di babak perempatfinal. Kedua pasangan tergabung di pool atas.
Hong Kong Open 2018 akan berlangsung di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, pada 13-18 November 2018.
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Kembali ke Lapangan, Liliyana Natsir Berbagi Ilmu ke Generasi muda
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Hendrawan hingga Butet Pantau Langsung Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Duet Maut! Tontowi Ahmad dan Marsha Aruan Sabet Juara Bulu Tangkis di Turnamen Olahraga Selebriti Indonesia Season 3
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026