Suara.com - Asisten Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Aryono Miranat, angkat bicara terkait menukiknya performa pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Seperti diketahui, Kevin/Marcus kini harus memperpanjang 'puasa' gelar setelah jadi runner-up di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2019, Minggu (28/4) kemarin.
Sebelumnya, The Minions—julukan Kevin/Marcus—gagal membawa pulang juara di tiga turnamen beruntun; All England, Malaysia Open, dan Singapore Open.
Terkait hal ini, Aryono Miranat tak menampik anak didiknya itu tengah mengalami penurunan performa. Namun dia membantah bila kondisi itu akibat beratnya beban yang dipikul keduanya.
Sebagaimana diketahui, ekspektasi publik Indonesia terhadap Kevin/Marcus begitu besar.
Kondisi ini didasarkan dengan prestasi Kevin/Marcus selama dua tahun terakhir yang merajai sebagian besar turnamen elite dunia.
"Kalau bicara soal beban seperti ini sih dari dulu ya, karena mereka selalu jadi andalan," ujar Aryono dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (29/4/2019).
"Dulu mereka kalau mau menang, dapat kemenangan juga enggak gampang kok. Tapi mereka punya fighting spirit yang luar biasa, mentalnya enggak mau kalah," papar Aryono.
Kevin/Marcus sendiri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus hingga babak final Kejuaraan Asia 2019.
Baca Juga: Legenda Bulutangkis Indonesia Sentil Jonatan Christie
Berita Terkait
-
Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?
-
Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis
-
BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung
-
Jaga Tradisi Juara, Magelang Tutup Rangkaian Program PBSI Kenalkan Bulu Tangkis Usia Dini
-
Indonesia Kian Dekat Emas Pertama SEA Games 2025, Indra Wijaya Sebut Pemain Siap Tempur
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
-
Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
-
Tembus 6 Besar Dunia dalam 6 Bulan, Fajar/Fikri Bidik Tahta Tertinggi di Malaysia Open 2026
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
-
An Se-young Susah Payah Raih Kemenangan Perdana di Malaysia Open 2026, Dipaksa Main 1 Jam 15 Menit
-
Satya Wacana Datangkan Pemain Timnas Ukraina untuk IBL 2026, Jebolan Liga Bulgaria
-
Belajar Perlahan, Wilda Nurfadhilah Tak Ingin Buru-buru Lanjutkan Karier sebagai Pelatih
-
Wilda Nurfadhilah Resmi Gabung Jakarta Livin Mandiri untuk Proliga 2026, tapi Bukan sebagai Pemain
-
Debut di Malaysia Open 2026, Faza/Aisyah Bertekad Tampil Lepas