Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berhasil lolos ke babak kedua New Zealand Open 2019 menyusul kemenangan atas wakil tuan rumah, Oliver Leydon-Davis/Abhinav Manota, Rabu (1/5/2019).
Hendra/Ahsan yang menjadi unggulan kedua di turnamen ini, nyatanya mendapat perlawanan sengit dari lawan, sebelum akhirnya menang dua game langsung dengan skor ketat, 21-17, 21-15.
Di game pertama, Hendra/Ahsan sempat tertinggal 13-14 oleh ganda putra peringkat 180 dunia tersebut. The Daddies --julukan Hendra/Ahsan-- baru bisa bangkit setelah menyamakan kedudukan 14-14 dan melesat hingga mengunci game pertama.
Begitu pun di game kedua, Hendra/Ahsan yang memutuskan mundur dari Badminton Asia Championships (BAC) 2019 pekan lalu, sempat tertinggal 8-9. Namun, keduanya mampu berbalik unggul 11-9 saat laga memasuki jeda interval.
Selepas interval, pertarungan nyatanya masih berlangsung sengit. Oliver/Abhinav tak membiarkan perolehan poin The Daddies terlalu jauh. Namun, saat kedudukan menunjukkan angka 15-14, Hendra/Ahsan tak lagi terbendung dan menang 21-15.
Kemenangan ini membuat The Daddies menjadi ganda putra Indonesia pertama yang berhasil melewati babak pertama. Di babak kedua, Hendra/Ahsan sudah ditunggu wakil Jepang, Hiroki Okamura/Masayuki Onodera.
Selain Hendra/Ahsan, dua wakil Indonesia lainnya juga berhasil melangkah ke babak kedua. Mereka adalah pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.
Hafiz/Gloria lolos usai menundukan wakil tuan rumah Riga Oud/Stephanie Liao dengan skor telak 21-8, 21-11. Sementara Gregoria menundukan wakil China, Zhang Yiman 21-16, 21-12.
Baca Juga: Duo Pelita Jaya Putuskan Pensiun dari Basket
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
All England 2025: Sabar/Reza Optimis Dilatih Hendra Setiawan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
Terkini
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?