Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie atau yang akrab disapa Jojo, mengatakan tak ingin meremehkan ajang SEA Games 2019.
Peringkat enam dunia itu menganggap multievent dua tahunan tersebut tetap ajang yang penting, dan berambisi mempertahankan medali emas.
Di SEA Games 2019, Jojo menjadi satu dari tiga tunggal putra yang dikirim PBSI ke Filipina.
Dua nama lainnya adalah Shesar Hiren Rhustavito dan Firman Abdul Kholik.
"Sama saja lah. Yang namanya multievent pasti penting, apapun itu. Tak menutup kemungkinan seperti SEA Games, saya rasa cukup penting," ujar Jojo ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019).
"Jangan menatang-mentang sudah Top 10, saya menganggap SEA Games 2019 sebelah mata, tidak begitu. Tapi harusnya saya bisa balik ke hal yang sama dua tahun lalu," Jojo menambahkan.
Meski mematok target tinggi, Jojo mengaku tak akan menganggap remeh lawan-lawan di SEA Games 2019 nanti.
"Tantangannya lebih bagaimana membayar kepercayaan itu. Semaksimal mungkin usahakan pikirannya bisa seperti dua tahun lalu, sebelum saya masuk Top 10. Jadi saya ngejar gelar juara SEA Games," pungkas Jojo.
Baca Juga: Geram pada Performa Melati Cs, Richard: Tak Ikuti Aturan Saya, Langsung SP3
Berita Terkait
-
Peraturan Menteri soal e-Sports Dijanjikan Rampung Sebelum SEA Games 2019
-
SEA Games 2019: KOI Tunggu Pendaftaran Pemain Naturalisasi, Termasuk Denzel
-
Canda Gatot: Bukan Tak Mau Juara Umum SEA Games, Tak Enak dengan Tuan Rumah
-
Performa Meningkat, Fajar / Rian Diharapkan Rebut Emas SEA Games 2019
-
Kalah di Perempat Final Korea Open 2019, Jojo Kecewa Gagal Capai Target
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar