Suara.com - Menpora Zainudin Amali enggan memaksa Panitia Besar PON 2020 Papua yang telah menolak usul mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor) tercoret.
Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah berupaya agar 10 cabor tercoret bisa tetap dipertandingkan dan masuk ke dalam perolehan medali lewat revisi Peraturan Pemerintah (PP).
PP No. 17 tahun 2007 pasal 12 ayat 3 yang berisi tentang Tuan Rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) telah rampung direvisi, sehingga PON bisa diselenggarakan di lebih dari satu provinsi atau tuan rumah.
Namun, revisi PP itu pada akhirnya tak membuat polemik pemangkasan 10 cabor PON 2020 selesai. Pasalnya, Papua selaku tuan rumah, tetap enggan memberi lampu hijau.
Lewat surat tertanggal 4 Februari 2020, Gubernur Papua Lukas Enembe—yang juga menjabat Ketua PB PON—menolak usul Jawa Timur sebagai tuan rumah bagi 10 cabor tercoret.
"Tetap PB PON tidak mau. Kami tidak akan paksakan. Sampai saat ini belum ada pembahasan lagi. Kami tak mau memaksa kalau PB PON tidak mau," tegas Menpora Zainudin Amali di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2020).
Menpora menyebut keputusan akhir berada di tangan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hingga kini, Kemenpora terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Kalau PB PON keberatan ya tidak bisa dipaksakan. Kami sudah berusaha mengubah PP, KONI yang kasih pengertian ke 10 cabor," tuturnya.
"Kami koordinasi di Kemenko PMK, bahwa fasilitas aman. (Kepastian 10 cabor ini) nanti KONI yang akan menentukan," tukas Menpora.
Baca Juga: Bukan Manny Pacquiao, Ini Petinju Terbaik Masa Kini Versi Mayweather
10 cabor yang dicoret berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum KONI Pusat No. 100 Tahun 2019 tanggal 11 Oktober adalah Balap Sepeda, Bridge, Dansa, Gate Ball, Golf, Petanque, Ski Air, Soft Tenis, Tenis Meja, dan Woodball.
Namun, merujuk surat yang dikeluarkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kepada Presiden Joko Widodo, cabor tercoret yang diharapkan tetap dipertandingkan sejatinya berjumlah 13.
Selain 10 cabor di atas, tiga lainnya adalah Arung Jeram, Bowling, dan Korfball. Cabor-cabor tersebut telah dicoret pada tanggal 12 Maret 2019 lalu.
Apabila 10 cabor tercoret benar-benar tak bisa dipertandingkan, maka PON 2020 Papua hanya akan menggelar event untuk 37 cabang olahraga terpilih.
Berita Terkait
-
All England: Menkes Inggris Positif Corona, Menpora Minta Hendra Cs Waspada
-
Presiden Jokowi Minta Penyaluran Dana Otsus Papua Dievaluasi
-
Amnesty Internasional Desak Pemerintah Hapuskan Pasal Warisan Kolonial
-
Sidang Pemutusan Internet Papua, Saksi Ahli Sebut Pemerintah Lawan Hukum
-
PON XX Digelar di Papua, Mahfud Pastikan Tak Tambah Pasukan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta