Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah memastikan batal mengikuti turnamen seri Eropa. Kendati demikian, PBSI masih membuka peluang para atletnya tampil di tur Asia pada sisa tahun 2020 ini di tengah pandemi COVID-19.
Menurut Sekjen PBSI, Achmad Budiharto, pertimbangan untuk mengikuti tur Asia didasari dari jaminan kesehatan dan keselamatan yang diberikan negara tuan rumah.
Tur Asia yang terdiri dari Asia Open I, Asia Open II, dan BWF World Tour Finals 2020 dikabarkan bakal dihelat di satu negara, yakni Thailand. Keputudan resminya untuk sementara belum diumumkan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
"Indonesia tetap tidak akan mengirim wakil ke Denmark Open, karena para pemain masih belum terlalu yakin dengan jaminan kesehatan dan keselamatan mereka," tutur Achmad Budiharto dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (17/9/2020).
"Mereka akan mulai bertanding lagi di kejuaraan seri Asia yang kemungkinan akan diselenggarakan di Thailand," tambahnya.
Budiharto menuturkan bahwa jaminan kesehatan dan keselamatan, serta prosedur pertandingan yang ditawarkan Thailand jauh lebih mumpuni dibandingkan Denmark.
Denmark merupakan tuan rumah dari tur Eropa yakni Piala Thomas dan Uber 2020 serta Denmark Open I dan Denmark Open II.
Belakangan, Piala Thomas dan Uber 2020 resmi ditunda. Sementara Denmark Open II yang dinamai Denmark Masters 2020 telah dibatalkan.
Tur Eropa praktis hanya akan menyelenggarakan Denmark Open I yang bakal berlangsung di Odense, 13-18 Oktober 2020.
Baca Juga: Pantang Menyerah, Valentino Rossi Kembali Bidik Podium di Misano
"Kami sudah mendapat informasi tentang jaminan, mekanisme, serta prosedur yang akan dilakukan di Thailand," klaim Budiharto.
"Secara prinsip, apa yang dilakukan Thailand jauh lebih baik dan komprehensif dari segi jaminan keselamatan bagi pemain," tukasnya.
Budiharto mengatakan bahwa PBSI telah berdiskusi dengan para pemain mengenai kejuaraan seri Asia. Para pemain tidak keberatan untuk turun main di seri ini, yang akan dimulai pada bulan November nanti.
Secara lokasi, Thailand juga jauh lebih dekat dengan Indonesia sehingga waktu perjalanan akan lebih pendek.
Dengan adanya rencana ini, PBSI pun akan mengkaji ulang penyelenggaraan home tournament ketiga dengan format Piala Sudirman, seperti yang pernah diumumkan setelah ajang Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020.
Budiharto mengatakan bahwa Tim Pembinaan dan Prestasi PBSI bersama tim pelatih tiap sektor akan memutuskan, apakah masih perlu diadakan turnamen internal untuk melihat kesiapan para atlet di turnamen seri Asia nanti.
Berita Terkait
-
Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Herbalife Run 2026 Siap Digelar, 6.000 Pelari Dibidik untuk Meriahkan
-
Rachel/Febi Jadikan Status Juara Bertahan Sebagai Motivasi di Australian Open 2026
-
Anthony Ginting Kalah Mengejutkan di Australian Open 2026! Disingirkan Ranking 73 Dunia
-
Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya