Suara.com - Pengajuan naturalisasi Brandon Jawato dan Lester Prosper telah mendapat lampu hijau dari Pemerintah Indonesia. Keduanya diklaim akan segera membela Timnas Basket Indonesia.
Lampu hijau didapat Jawato, Lester, serta pebasket putri Kimberly Pierre Louis dan pesepakbola Marc Klok usai mengikuti rapat virtual dengan Komisi III DPR RI, Senin (5/10/2020).
Kekinian, Jawato dan Lester masih harus mengikuti beberapa tahapan lagi sebelum mendapatkan status Warga Negara Indonesia (WNI).
Rekomendasi naturalisasi kedua pebasket akan dibahas di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, olahraga, serta pariwisata dan ekonomi kreatif.
Setelah selesai, berkas keduanya bakal dibawa ke rapat paripurna DPR RI, sebelum akhirnya surat rekomendasi itu disampaikan ke Presiden Joko Widodo.
Diharapkan setelah itu, terbitlah Keputusan Presiden dan dilanjutkan dengan sumpah/janji sebagai WNI di Kanwil Kemenkumham terkait.
Meski masih banyak tahapan yang harus dilalui, manajer Timnas basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella pun berharap semua prosesnya bisa rampung bulan ini.
Percepatan proses disebutnya amat penting lantaran Timnas Basket Indonesia berniat untuk menggunakan jasa Jawato dan Lester di kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 pada November 2020 mendatang.
"Proses berjalan lancar, dari Kemenpora maupun Kemenkumham serta dari fraksi-fraksi di Komisi III DPR RI juga sudah mendukung. Jadi, berjalan lancar dan disetujui," ungkap Fareza saat dihubungi Suara.com, Selasa (6/10/2020).
Baca Juga: MU Juga Beli Talenta Muda Uruguay, Rekomendasi Langsung dari Diego Forlan
"Idealnya bulan Oktober ini selesai, karena kami akan mendaftarkan mereka ke kualifikasi FIBA Asia. Harusnya bulan ini beres."
"Kami sudah push (pemerintah), kami juga sudah mendapat bantuan. Ini kan hanya tinggal mengenai waktu. Insya Allah keburu."
Mocha --sapaan akrab Fareza-- menjelaskan bahwa Jawato dan Lester kini telah bergabung dalam Pelatnas Timnas Basket Indonesia di Bandung.
"Brandon Jawato sudah sejak awal bergabung dengan kami. Kalau Lester baru sekitar satu pekan ini ikut latihan bareng timnas," jelas Mocha.
Window kedua kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 akan berlangsung pada 27-30 November 2020. Pada window pertama, Indonesia dua kali kalah, yakni dari Filipina dan Korea Selatan.
Berita Terkait
-
FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia
-
Makna Natal Abraham Damar: Refleksi Perjuangan Berdarah-darah Demi Perunggu SEA Games 2025
-
Hancurkan Vietnam, Timnas Basket Indonesia Dipastikan Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
-
Pertandingan Sengit, Timnas Basket Indonesia Kalah Tipis dari Thailand di SEA Games 2025
-
Kapten Timnas Basket Indonesia Sudah Tak Sabar Bertanding di SEA Games 2025
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak