Suara.com - Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan mengungkapkan kunci kemenangan mereka pada babak pertama Toyota Thailand Open meski harus bertanding di bawah tekanan cedera yang diderita Ahsan.
Pasangan berjuluk The Daddies itu harus melakoni laga dengan susah payah di tengah kondisi kaki kiri Ahsan yang sempat cedera saat bertanding.
“Kaki saya ketarik. Itu pas lawan Korea (Choi Solgyu/Seo Seung Jae) kemarin. Pas terakhir-terakhir baru terasa sakit di bagian betis kiri,” kata Ahsan dikutip Twitter Badminton Indonesia, @INABadminton, Rabu (20/1/2021).
“Dan dipakai latihan memang belum terlalu pulih,” lanjut dia seperti dimuat Antara.
Ahsan memang sempat meminta dua kali perawatan medis untuk kaki kirinya. Pertama, dilakukan di tengah pertandingan ketika mereka tertinggal 10-14.
Selanjutnya, sebelum memasuki gim kedua, pria asal Palembang itu kembali meminta perawatan, kali ini untuk paha kirinya. Meski sempat bertanding dengan kondisi kaki pincang, Ahsan/Hendra pada akhirnya berhasil memenangi laga dengan skor 23-21, 21-15 atas wakil Inggris Marcus Ellis/Chrus Langridge.
Menurut Ahsan, keberhasilan itu tak terlepas dari kegigihan serta upaya mereka untuk bersama-sama mencari solusi sehingga bisa melanjutkan permainan. Ahsan mengaku tak mau jika harus kalah tanpa memberikan perlawanan.
"Memang dari permainan kami tidak mau menyerah begitu saja. Di awal-awal main tidak enak, tetapi kami tetap cari solusi,” ujar Ahsan.
“Kami juga tetap optimistis bisa mengejar (ketertinggalan). Kalau misalnya kalah pun tetap ada perlawanan lah,” pungkas dia.
Baca Juga: The Daddies Tak Kesulitan Singkirkan Wakil Inggris di Toyota Thailand Open
Ahsan/Hendra memang harus tertinggal delapan poin tanpa balas hingga interval gim pertama ditutup dengan skor 2-11. Namun pasangan peringkat kedua dunia itu perlahan bangkit dan memainkan pertahanan yang sangat baik untuk menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Mereka akhirnya menutup gim pertama dengan skor 23-21.
Hal serupa terjadi di gim kedua. Meski sempat tertinggal lebih dulu di awal, mereka mampu melesat untuk unggul 11-7 jelang jeda. Ellis/Langridge berupaya menipiskan jarak. Namun kesalahan yang dibuatnya sendiri itu justru dimanfaatkan Ahsan/Hendra untuk merebut lima poin beruntun hingga gim kedua ditutup dengan skor 21-15.
Selanjutnya pada babak kedua yang berlangsung Kamis (21/1), Ahsan/Hendra bakal berjumpa juniornya, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Berita Terkait
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
All England 2025: Sabar/Reza Optimis Dilatih Hendra Setiawan
-
Hendra Setiawan Debut di All England 2025 Sebagai Pelatih, Ini Kata SabRez
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Tantangan Berat Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026: Perang Saudara hingga Lawan Unggulan
-
Undian Maut Malaysia Open 2026: Jafar/Felisha Dihadang Tembok Tebal Tuan Rumah
-
Malaysia Open 2026 Hadirkan 'Perang Saudara', Dua Wakil Indonesia Langsung Saling Berhadapan
-
Hasil Undian Malaysia Open 2026: Wakil Indonesia Langsung Hadapi Lawan Tangguh Sejak Babak Awal
-
Putri KW Tak Pasang Target Muluk-muluk di Malaysia Open 2025
-
Alwi Farhan Jadikan Malaysia Open 2026 Titik Awal Perburuan Tiket BWF World Tour Finals
-
IBL 2026: Misi Tangerang Hawks Melangkah Lebih Jauh
-
FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia
-
Sirkuit Mandalika Dibuka untuk Umum, Turis Bisa Rasakan Sensasi Jadi Pebalap
-
Naomi Osaka Curhat Sulitnya Jadi Petenis Profesional Sekaligus Ibu