Suara.com - Pengurus baru PBSI periode 2020-2024 mendapat tantangan berat dalam menjalankan roda organisasi lantaran masih berlangsungnya pandemi virus Corona.
Tak ayal, kekhawatiran terkait krisis finansial hingga masalah teknis menjalankan berbagai kegiatan di tengah pandemi Covid-19 kian membayangi federasi bulutangkis Indonesia tersebut.
Namun, Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna menegaskan bahwa pihaknya tidak khawatir terkait masalah anggaran dengan mengklaim bahwa banyak sponsor yang ingin mendanai.
Salah satu hal yang justru membuatnya gusar adalah bagaimana menggelar turnamen bulutangkis di masa pandemi Covid-19 ini.
PBSI diketahui memiliki agenda rutin menggelar turnamen tingkat nasional bertajuk Sirkuit Nasional (Sirnas) yang digelar di berbagai kota di Indonesia.
Selain itu, ada juga turnamen internasional yang turut diselenggarakan PBSI, antara lain Indonesia Open, Indonesia Masters, dan Indonesia Masters super 100 yang rutin digelar tiap tahunnya.
"Yang penting bukan siapa yang mendanai. Yang mendanai banyak. Tapi masalahnya bisakah ini diselenggarakan? Begitu diselenggarakan, orang datang, karena ada harapan ada penontonya," kata Agung Firman saat menghadiri Webinar SIWO PWI DKI Jakarta bertajuk Mengawal 100 Hari Kinerja Ketum PP PBSI Baru, pada Kamis (4/2/2021).
"Suasana akan lain, kegembiraan dan efek jualnya, nah ini boleh gak dilaksanakan? Kami masih bicara dengan otoritas terkait. Kalau bisa diselenggarakan dengan bentuk seperti apa itu dilaksanakan? Itulah yang akan kita gambarkan terlebih dahulu," tambahnya.
Merujuk kalender turnamen 2021 yang dirilis BWF lewat laman resminya, bwfbadminton.com pada Senin 21 Desember 2020 lalu, Indonesia dijadwalkan akan menggelar dua event sekaligus.
Baca Juga: Kevin/Marcus Comeback, Berikut Daftar Wakil Indonesia di German Open 2021
Kalender turnamen BWF 2021 ini memuat rangkaian turnamen dari awal tahun yakni Thailand Open 2020 (12-17 Januari) hingga Olimpiade Tokyo pada 24 Juli hingga 2 Agustus.
Dari jadwal yang resmi dirilis, BWF terlihat menerapkan sistem gelembung di beberapa negara tuan rumah dengan mengadakan lebih dari satu turnamen di tempat yang sama.
Turnamen Malaysia Open 2021 dan Malaysia Masters 2021 misalnya, keduanya akan berlangsung secara beruntun pada April 2021.
Hal serupa juga dilakukan untuk dua turnamen di Indonesia yakni Indonesia Open 2021 dan Indonesia Masters 2021 yang akan bergulir secara beruntun pada Juni 2021.
Indonesia Masters 2021 dijadwalkan berlangsung pada 1-6 Juni, sementara Indonesia Open 2021 bakal berlangsung pada 8-13 Juni. Belum ada informasi dari BWF maupun PBSI terkait venue yang akan digunakan.
Tag
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19: Perang Melawan Virus Corona atau Hoax?
-
Tak Mau Kalah dengan Sepakbola, PBSI akan Gelar Piala Presiden Bulutangkis
-
Tolak Pemotongan Insentif Nakes, PDIP Minta Sri Mulyani Atur Ulang Anggaran
-
Pengumuman! Ujian Nasional 2021 Ditiadakan karena Masih Darurat COVID-19
-
Awas! Gelar Pesta Pernikahan Tahun Ini Belum Aman, Ini Kata Pakar
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri