Suara.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq tersandung kasus korupsi yang membuatnya terancam hukuman cambuk, denda dan penjara.
Syed Saddiq yang juga merupakan anggota Kabinet termuda dalam sejarah Malaysia itu didakwa telah menyelewengkan dana sebesar 1 juta Ringgit Malaysia.
Dana tersebut didapat dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia yang dipimpin oleh Perdana Menteri, Muhyiddin Yassin.
Kasus korupsi ini membuat Syed Saddiq didakwa dengan dua tuduhan pelanggaran pidana kepercayaan oleh pengadilan di Kuala Lumpur.
Pelanggaran dilakukan Syed Saddiq saat masih menjabat sebagai ketua pemuda partai Tin Sri Muhyiddin, beberapa hari setelah insiden pemerintah Pakatan Harapan.
Di mana pada saat itu Saddiq masih menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, ia didakwa menggunakan dana partai tanpa persetujuan pengurus pusat.
Menurut laporan The Strait Times, Saddiq akan melakukan tuntutan balik ke pengadilan atas kedua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Ia mengaku tidak bersalah, sementara dukungan untuknya datang dari salah satu anggota parlemen oposisi dari Partai Aksi Demokratis (DAP), Gobind Singh Deo.
Lebih lanjut, jika terbukti bersalah Saddiq bakal menghadapi hukuman 10 tahun penjara disertai dengan denda dan hukuman cambuk.
Baca Juga: Terdakwa Korupsi Nangis Bacakan Pledoi Dihentikan Hakim: Jangan Curhat!
Tak sampai disitu, The Strait Times juga melaporkan bahwa Saddiq juga terlibat skandal pencucian uang dalam kasus berbeda di Johor.
Hal itu dilakukan Saddiq saat menjabat sebagai anggota parlemen untuk daerah Muar, atas kasus yang menjeratnya kini mantan Menpora Malaysia tengah mencari bantuan.
Salah satunya dari pemerintahan Perikatan Nasional (PN) Muhyiddin jelang menjalani sidang lanjutan pada pekan depan.
Kabar ini seolah mengungkit insiden masa lalu yang dialami Saddiq, kala itu ia membuat laporan kepolisi setelah sejumlah uang di brankas miliknya hilang.
Saddiq berdalih uang yang hilang adalah miliknya pribadi dan bukan milik partainya, namun hal itu mendorong Komisi Anti-Korupsi Malaysia untuk melakukan penyelidikan.
"Kebenaran akan selalu menang. Pada saat seperti inilah saya diingatkan mengapa saya terjun ke dunia politik." tulis Saddiq melalui akun Twitter pribadi.
Berita Terkait
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Hadiah Raja Saudi ke Jokowi Jadi Bancakan, Kisah Skandal Kuota Haji Bermula
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, Usut Korupsi 'Diskon' Pajak Rp60 Miliar
-
Usut Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Ketua Bidang Ekonomi PBNU
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Indonesia Masters 2026 Kembali Digelar di Istora, Siap Hidupkan Kembali Atmosfer
-
Menang di Laga Perdana India Open 2026, Putri Kusuma Wardani Merasa Banyak Lakukan Kesalahan
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jadwal Wakil Indonesia di India Open 2026, Mulai Tanding Hari Ini
-
Tunggal Putri India Ungkap Peran Pelatih asal Indonesia dalam Kebangkitannya
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia