Suara.com - Mike Tyson adalah sosok kontroversial. Satu lagi perilaku tak biasa yang dia lakukan mantan juara dunia tinju kelas berat itu adalah melakukan hubungan seks di ruang ganti sebelum bertarung.
Hal itu disampaikan oleh mantan pengawalnya, Rudy Gonzalez, yang juga menjabat sebagai sopir Mike Tyson pada periode 1980-an selama wawancara kepada The Sun.
Menurut Gonzalez, Mike Tyson harus berhubungan seks lebih dulu dengan siapapun wanita, karena dirinya takut kekuatan dan besarnya adrenalin bisa membunuh sang lawan.
“Salah satu rahasia terbesar dengan Mike adalah dia harus berhubungan seks di ruang ganti sebelum bertarung,” kata Gonzalez dikutip dari New York Post, Jumat (19/11/2021).
“Dia harus dibaringkan untuk melepaskan beberapa kekuatan yang dia miliki. Jadi saya memiliki gadis-gadis yang siap sedia di kamar mandi dan ruang ganti."
Mengingat kembali momen-momen mengawal Tyson, Gonzalez mengatakan bahwa petinju berjuluk Si Leher Beton itu pernah berkata jika tak bercinta lebih dulu, dia khawatir bakal mematahkan leher lawannya.
“Ketakutan terbesarnya adalah dia akan membunuh seseorang di ring itu. Dia tahu dia bisa melakukannya," tutur Gonzalez.
“Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa Mike seperti kereta yang menabrak orang-orang ini. Berhubungan seks adalah caranya melepaskan kekuatan itu dan sedikit melonggarkan.”
Tyson dikatakan berada dalam keadaan emosional yang begitu tinggi menjelang pertarungannya sehingga dia juga kadang-kadang menangis di ruang ganti.
Baca Juga: Bogem Mentah Mike Tyson yang Bikin Muhammad Ali Ketakutan Bukan Main
“Dia memiliki masalah kecemasan di mana dia akan putus asa dengan kecemasan karena tidak merasa cukup baik atau tidak ingin mengacaukannya,” klaim Gonzalez.
"Mike takut jika dia mengacaukan ini, dia akan kembali ke lingkungan lamanya atau dikurung."
Tyson tumbuh di daerah berbahaya di Brooklyn pada 1970-an. Dia ditinggalkan oleh ayahnya sekitar waktu kelahirannya, dan ibunya meninggal pada tahun 1982, ketika Tyson baru berusia 16 tahun.
Berbicara tentang rasa sakit emosional yang dia bawa sejak masa kecilnya, Tyson menjelaskan kondisi itu pada 2012 silam.
“Saya tidak pernah melihat ibu saya bahagia dengan saya dan bangga dengan saya karena melakukan sesuatu … Saya tidak pernah mendapat kesempatan untuk berbicara dengannya atau mengetahui tentang dia … Ini menghancurkan secara emosional dan secara pribadi," tutur Tyson.
Tyson menjadi juara kelas berat yang tak terbantahkan dari tahun 1987 hingga 1990, sebelum dipenjara selama tiga tahun dan dinyatakan tidak bersalah pada 1992.
Berita Terkait
-
Saat Terpuruk, Mike Tyson Meneguk Racun Katak Gurun, Buatnya Mati Sejenak
-
Pengakuan Mike Tyson Pertama Kali Mencoba Racun Katak Gurun, Serasa Mau Meninggal
-
Pengakuan Mike Tyson Usai Mualaf: Sering Menangis karena Takut Neraka
-
Hadapi Rachata Khaophimai, Daud Yordan Bidik Menang KO
-
Tinju ' Si Leher Beton' Mike Tyson Pernah Membuat Muhammad Ali Ketakutan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan