Suara.com - Suzuki memang berbeda dengan tim-tim lainnya di MotoGP. Mereka tak memiliki tim satelit satupun.
Padahal keberadaan tim satelit ini bisa membantu mengembangkan performa motor di tim pabrikan.
Namun justru tim Suzuki tetap mempertahankan dengan 1 tim saja, tanpa adanya tim satelit.
Salah satu pembalap Suzuki, Joan Mir pun lalu mengungkapkan alasan kenapa tim Suzuki tak memiliki tim satelit.
"Memang dibutuhkan lebih dalam melakukan riset jika adanya satu tim tambahan dan lebih dari dua pembalap, hanya saja itu membuat fokus Suzuki terpecah," ujar Joan Mir dilansir dari Paddock GP.
"Dengan satu tim dan dua pembalap, masukan akan lebih fokus. Saya dan Alex Rins memiliki kapabilitas yang baik untuk riset," tambahnya.
Tak hanya itu saja. Tim Suzuki hanya bisa memproduksi 2 motor MotoGP. Itupun sudah termasuk suku cadangnya.
Hal inilah yang menjadi dasar kenapa tim Suzuki hanya memiliki tim pabrikan saja.
Memang beberapa terakhir tim Suzuki sempat ditawarkan untuk memiliki tim satelit. Salah satunya datang dari tim Valentino Rossi, VR46 Racing Team.
Baca Juga: Alex Rins Ungkap Alasan Dirinya Gagal Tampilkan Performa Terbaik di Musim MotoGP 2021
Namun sayangya, hal tersebut tak menemui kesepakatan.
Tim Suzuki patut berbangga ketika mereka hanya memiliki satu tim saja, tetapi bisa menjadi juara dunia tepatnya di musim MotoGP 2020 silam.
Joan Mir keluar sebagai juara dunia MotoGP mengalahkan rival-rivalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP