- Elite Pro Championship (EPC) 2025 berlangsung 22 Oktober–9 November di Tangerang.
- Enam tim ikut serta, termasuk tiga klub IBL yang menurunkan skuad muda.
- Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan seleksi pemain muda potensial Indonesia.
Suara.com - Basket Indonesia kembali kedatangan ajang pembinaan pemain muda lewat Elite Pro Championship (EPC) 2025, yang dihelat oleh Dewa United.
Ini merupakan kali kedua turnamen ini digelar setelah pertama kali berlangsung pada tahun lalu.
Untuk edisi kali ini, turnamen difokuskan bagi pebasket berusia di bawah 21 tahun dengan tujuan agar mereka mendapatkan pengalaman bertanding kompetitif sekaligus menjadi etalase bagi klub-klub profesional.
Kompetisi akan bergulir di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, mulai 22 Oktober hingga 9 November 2025.
Tidak seperti tahun sebelumnya yang lebih terbuka, edisi kali ini hanya mempertandingkan kategori Elite U-21 putra.
Enam tim dipastikan ambil bagian dalam musim kedua EPC ini. Dari jajaran klub IBL, ada Dewa United, Rajawali Medan, dan Pacific Caesar Surabaya yang menurunkan skuad mudanya.
Sementara tiga peserta lain datang dari luar liga profesional: Go Jakarta Basketball Club, Galaxy Starts Basketball, dan THI Spartans.
Seluruh tim akan saling bertemu dalam sistem round robin.
Dua tim dengan peringkat terbaik di akhir fase grup akan melaju ke partai final dengan format best of three.
Baca Juga: Respons Pemain Keturunan Arnhem Cetak Assist Bantu Tim Guru Patrick Kluivert Berjaya
Tahun lalu, Dewa United berhasil keluar sebagai juara perdana kompetisi ini.
General Manager Dewa United Banten, Wijaya Saputra, menegaskan pihaknya berkomitmen menjadikan EPC sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan.
Ia juga berharap seluruh klub IBL ikut berpartisipasi di masa mendatang.
“Kita belajar dari musim lalu atas kekurangan-kekurangan yang bisa kita perbaiki. Tahun ini lebih bergengsi. Saya senang ada dua tim IBL yang kirim junior-juniornya kesini. Harapan saya semua tim IBL mengirim tim juniornya ke sini,” ujar Wijin.
Menurut Wijin, keberadaan EPC penting untuk memberi ruang bermain bagi pemain muda yang belum mendapat kesempatan tampil di level profesional, baik karena keterbatasan rotasi di IBL maupun belum terikat kontrak dengan klub manapun.
“Kita menggelar EPC ini sebagai wadah pemain-pemain muda yang mungkin di IBL atau di luar IBL yang tidak terpantau jadi bisa kita saring bakat-bakat yang ada di luar sana. Kita akan adakan tiap tahun dan harapannya setiap tahunnya bisa lebih keren lagi,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol
-
Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda