- Kontingen Indonesia secara resmi mencatat pelanggaran regulasi di ASEAN Para Games 2025 terkait klasifikasi atlet dan jumlah peserta minimal.
- Pelanggaran mencakup pertandingan digelar hanya dengan peserta Thailand, seperti di para tenis meja dan balap sepeda.
- Temuan ini telah disampaikan secara resmi untuk evaluasi penyelenggaraan multievent olahraga disabilitas di masa mendatang.
"Atlet-atlet muda yang kita kirimkan ke sini ternyata banyak yang melebihi target. Itu sudah membuat kita gembira. Kita berharap atlet-atlet yang dipersiapkan untuk regenerasi ini, dengan adanya fasilitas dari Kemenpora dan pengawasan dari Prof Reda, mereka yang tadinya masih berstatus atlet remaja akan berakselerasi menjadi atlet senior yang mapan prestasi. Sehingga nanti bisa lolos Paralimpiade Los Angeles 2028 dan bisa berprestasi di Paralimpiade Brisbane 2032," tutur Rima Ferdianto.
Hal yang sama turut diungkapkan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono. Ia mengapresiasi langkah CdM Reda Manthovani yang sudah melayangkan protes secara resmi, sembari tetap fokus menorehkan prestasi di Thailand.
"Kita bicara bukan untuk sekarang, tetapi untuk kedepannya, agar penyelenggaaan setiap multievent, berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh federasi internasional, seperti pelaksanaan Paralimpiade maupun pelaksanaan ASIAN Para Games. Mudah-mudahan dengan adanya hal ini, nanti (ASEAN Para Games) di Malaysia dan Singapura, bisa lebih baik," jelas Surono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026