Sukabumi.suara.com - Berdasarkan berita terbaru dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahwa kasus gangguan ginjal misterius yang menimpa anak Indonesia bertambah menjadi 192 kasus.
Sebagai orang tua diharuskan untuk selalu waspada mengenai kondisi anak. Berdasarkan keterangan dr. Yanti Herman, MH. Kes, selaku Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan mengatakan jika anak mengalami diare, mual, muntah, demam selama 3 sampai 5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah air seni atau air kencing semakin sedikit, atau bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali. Harus diwaspadai karena bisa jadi itu merupakan gejala dari gangguan ginjal.
Menurut dr. Yanti Herman penyakit gangguan ginjal akut di Indonesia belum diketahui penyebabnya. Usia rentang yang terkena penyakit ini yaitu 1-5 tahun. Tetapi dalam dua bulan terakhir, kasus gangguan ginjal akut menyerang anak usia 6 sampai 18 tahun.
“Orang tua harus selalu hati-hati, pantau terus kesehatan anak-anak kita, jika anak mengalami keluhan yang mengarah kepada penyakit gagal ginjal akut, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga kesehatan jangan ditunda atau mencari pengobatan sendiri,” ucap dr. Yanti dalam keterangannya, Selasa (18/10/2022).
Selain gejala fisik diatas, orang tua juga harus selalu memastikan frekuensi dari buang kecil anak. Karena jika anak tidak buang air kecil selama 6 atau 8 jam disiang hari, segera bawa anak anda untuk ke fasilitas kesehatan ataupun rumah sakit.
Selain frekuensi, orang tua juga harus memerhatikan warna air seni dari anak. Jika air seni pada anak berwarna gelap atau kecokelatan itu merupakan tanda serius bagi anak.
Dr. Yanti turut mengimbau masyarakat agar selalu mencuci tangan, makan-makanan yang bergizi, meminum air matang, tidak jajan sembarangan, dan melakukan imunisasi secara lengkap.
“Karenanya kami mengimbau kepada Dinas Kesehatan, rumah sakit maupun pintu masuk negara agar segera melaporkan apabila ada indikasi kasus yang mengarah kepada gagal ginjal akut maupun penyakit lain yang berpotensi mengalami KLB,” kelas dr. Yanti.
Sumber: purwokerto.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?