Sukabumi.suara.com - Pada Minggu (30/10/2022) dini hari, atau sekitar pukul 01.30 WIB. Terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh terduga geng motor, kejadian pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan RA Kosasih, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Diketahui terdapat 1 orang korban yang meninggal dunia, akibat dari pengeroyokan tersebut.
IG (40) salah satu saksi yang juga menolong korban di tempat kejadian mengatakan melihat kawanan motor saling kejar dengan motor yang ditumpangi korban dan juga temannya.
Saat itu motor para pelaku dan motor yang dikendarai oleh teman korban melaju dari arah yang sama yaitu dari Jalan RA Kosasih dari Kota Sukabumi menuju Sukaraja. Para motor pelaku memepet motor korban.
IG menjelaskan bahwa para pelaku yang menaiki 5 sepeda motor tersebut membawa korban dan temannya saat masih sama-sama mengendarai motor.
Korban dan temannya yang sama-sama pria itu lalu jatuh akibat dipepet dan dugaan pengeroyokan pun terjadi.
"Di jalan juga sudah dibacok, dipepet. Ada lima motor (pelaku). Kalau korban dua orang, satu motor yang jatuh. Motornya saya pegang, Honda Beat hijau," jelas IG dilansir dari sukabumiupdate-jaringan suara.com.
IG pun bergegas menolong korban yang saat itu jatuh ke pinggir jalan dengan kondisi badan yang bersimbah darah serta terdapat luka pada bagian kening dan memar di pipi kanan. Sementara teman korban sempat melarikan diri tidak lama setelah ia dan korban terjatuh dari sepeda motor.
IG mengatakan tidak adanya luka pada tubuh korban, ia hanya melihat adanya luka pada bagian kepala.
Baca Juga: Ditangkap! Sopir Pengangkut Ikan Pakai Sabu Sebanyak 0,26 Gram
IG segera membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi, saat itu korban sudah tidak sadarkan diri.
Diketahui bahwa korban CM (20) yang merupakan warga Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.
CM dinyatakan meninggal pada Minggu (30/10) sekitar pukul 10.30 WIB di RSUD R Syamsudin SH, setelah sebelumnya sudah dilakukan perawatan pada tubuh korban.
Polisi sudah meminta keterangan dari AD (17) dan MR (17) yang merupakan teman korban dan saat itu tengah bersama korban.
AKBP Zainal Abidin selaku Kapolres Sukabumi telah meminta keterangan dari kedua teman korban di Mapolres Sukabumi.
"Betul, tadi malam dini hari diduga telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban berinisial CM dinyatakan meninggal oleh pihak RSUD R Syamsudin SH pukul 10.30 WIB," ucap Zainal, pada Minggu malam.
Berdasarkan keterangan dua saksi yang merupakan teman korban, pengeroyokan tersebut bermula ketika korban dibonceng temannya yang lain, bersama-sama dengan kedua saksi.
Mereka mengendarai motor dengan membawa dua sepeda motor dari Kota Sukabumi menuju Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.
"Setibanya di depan SPBU Ciaul, mereka (korban) berpapasan dengan sekelompok motor dan dikejar serta ditendang hingga kedua sepeda motor mereka terjatuh di depan klinik Pratama SR," kata Zainal.
Ketika terjatuh keduanya langsung berusaha untuk melarikan diri dengan meninggalkan 2 motornya di TKP. Keduanya berlari ke arah pemukiman warga. Sedangkan CM yang saat itu tergeletak ditinggalkan oleh kedua temannya di TKP.
"Usai 30 menit berselang, kedua saksi keluar dari gang untuk mengambil sepeda motornya dan melihat korban (CM) sedang ditolong warga dan di evakuasi ke rumah sakit akibat luka dibeberapa bagian tubuh," jelasnya.
Polisi mengatakan tidak ada luka bacok pada tubuh korban. Sebelum dikeroyok, sepeda motor yang ditumpangi korban ditendang kemudian menabrak pohon lalu terjatuh.
Polisi mengimbau para warga agar selalu berhati-hati ketika beraktivitas pada malam hari, karena saat ini warga Sukabumi tengah di teror oleh sekelompok geng motor.
Sumber: sukabumiupdate.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Tasya Farasya Minta Maaf, Disebut Memutus Rezeki Orang Usai Host 'Halo Kakak' Mundur
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026
-
Presenter Sepakbola Richard Keys Mendadak Berhenti Siaran Saat AS Membombardir Iran