Sukabumi.suara.com – Nama Nursyah kini sudah sering terdengar di media sosial, usai dirinya tidak merestui hubungan Arie Kriting dan Indah Permatasari. Bahkan hingga kini pun Indah Permatasari masih belum mendapatkan restunya.
Nursyah yang kian terus menyenggol menantunya, Arie Kriting kini menuding dirinya menggunakan ilmu hitam demi memikat hati Indah Permatasari.
Namun di lain hal, Arie Kriting selalu memanjakan Indah Permatasari dan selalu menjadikannya sebagai ratu. Hal itu menunjukkan betapa loyalnya Arie Kriting kepada sang istri.
Arie juga menunjukkan bukti cintanya dengan membelikan Indah Permatasari rumah mewah dengan mengatasnamakan istrinya.
"Ini adalah penandatanganan serah terima kunci dan alhamdulillah, kita sudah cek beberapa kali, insya Allah tidak banyak lagi perubahan," tutur Arie, dikutip dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.real pada Selasa, (20/6/2023).
"Ini tanda tangannya atas nama Indah Permatasari, jadi rumah ini semuanya atas nama Indah Permatasari, saya cuma numpang tinggal di sini," sambungnya.
Indah nampak sumringah mendapatkan rumah mewah dari Arie Kriting. Ia mengungkapkan jika rumah tersebut sebagai bentuk rasa sayang sang suami untuk istrinya.
"Berarti Bapak sayang istri, makanya rumahnya atas nama istri," celetuk Indah lagi.
"Insya Allah," balas Arie. "Saya hanya berharap rumah tangga ini akan baik-baik saja, karena kalau terjadi sesuatu yang buruk, mudah-mudahan tidak ya Allah, saya tidak punya apa-apa."
Baca Juga: Sah Anak Biologis Rezky Aditya, Jawaban Kekey saat Ditanya Kerinduan akan Sosok Ayah: Enggak Tahu
Sontak unggahan tersebut Arie Kriting langsung ramai dihujani pujian, tak sedikit yang penasaran dengan reaksi Nursyah melihat momen tersebut.
Namun di sisi lain, Nursyah nampak tak menanggapi rumah baru atas nama Indah Permatasari pemberian dari Arie Kriting.
Ia malah membuat video kocak yang akhirnya dikaitkan dengan anak dan menantunya yang bahagia. Nursyah nampak asyik berjoget sampai membanting pot
"Abang madu... Abang madu... Katanya Abang punya pacar di kota..." begitulah lirik yang dinyanyikan Nursyah sambil membawa sejumlah tanaman hiasnya.
Pasalnya lirik lagu tersebut menggambarkan perasaan sakit hati seorang wanita yang ditinggal kekasihnya. Ia nampak terbawa lagu tersebut kemudian membanting pot miliknya di kebun rumahnya.
"Bagaimana nasibku ini?" kata Nursyah, tentu masih mengikuti lagu yang diputar. "Oh bagaimana nasibku ini?"
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Kolombia dan Para Seniman Lapangan Hijau