Suara Sumatera - Rian Ernest Tanudjaja menyatakan mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan politisi muda tersebut membuat heboh publik.
Rian Ernest mengungkapkan pengunduran dirinya melalui video dan bisa dilihat di beberapa akun Facebooknya, pada Kamis (15/12/2022).
Meski hengkang dari PSI, Rian mengaku akan terus berkecimpung di dunia politik.
Namun, pria kelahiran Berlin Barat, 24 Oktober 1987 itu menyebut dirinya akan berpolitik dengan cara yang lebih baik.
"Negara besar dan berpotensi luar biasa seperti Indonesia, perlu cara-cara berpolitik yang lebih baik," jelasnya seperti terlihat dalam video yang dibagikan di media sosial.
Sosok Rian Ernest ternyata bukan orang baru di dunia politik. Ia cukup populer di panggung politik Indonesia.
Bahkan, jauh sebelum masuk PSI, ia sudah muncul sebagai salah satu tokoh politik muda.
Berikut ini fakta-fakta terkait Rian Ernest, yang kini memutuskan mundur dari PSI seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id.
1. Profil Rian Ernest
Rian Ernest lahir pada 24 Oktober 1987, dari pasangan Jörg Cichosz dan almarhum Levi Mulyati Tanudjaja. Ia memulai pendidikannya di SD Maria Fransiska Bekasi, dan lulus pada tahun 1999.
Baca Juga: Ahli Poligraf Ungkap Hasil Kejujuran Kuat Ma'ruf soal Persetubuhan Yosua dengan Putri Candrawathi
Rian Ernest kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Marsudirini Bekasi, dan SMAN 82 Jakarta. Usai lulus SMA, Rian Ernest melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
2. Membantu Anies Baswedan di tim transisi Presiden-Wakil Presiden 2014
Di tahun 2014, Rian Ernest sempat bekerja satu tim dengan Anies Baswedan, dalam tim transisi Presiden-Wakil Presiden terpilih tahun 2014.
Ia bersama Anies Baswedan dan timnya, bertugas menyeleksi orang-orang yang akan mendampingi Presiden Jokowi, di jabatan pertamanya.
Salah satu tugas Rian Ernest dengan tim Anies Baswedan adalah, mensinkronkan kebijakan presiden Jokowi di bidang pendidikan, dengan janji-janji kampanyenya.
Sebelum terjun ke dunia politik, Rian Ernest sempat bergabung dengan lembaga nirlaba besutan Anies Baswedan, Indonesia Mengajar (IM). Rian Ernest merupakan angkatan kedua IM, yang mengajar di Pulau Ritem Nusa Tenggara Timur, dari tahun 2011 hingga 2012.
2. Alumni Indonesia Mengajar Besutan Anies Baswedan
Sebelum terjun ke dunia politik, Rian Ernest sempat bergabung dengan lembaga nirlaba besutan Anies Baswedan, Indonesia Mengajar (IM).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis